Akurat

Survei HSBC: Gen Z dan Milenial Affluent RI Kian Percaya Diri Berinvestasi

Andi Syafriadi | 15 September 2025, 21:05 WIB
Survei HSBC: Gen Z dan Milenial Affluent RI Kian Percaya Diri Berinvestasi

AKURAT.CO Generasi muda kelas atas (affluent) Indonesia menunjukkan pola pikir baru dalam pengelolaan keuangan.

Mengutip dari hasil survei HSBC Affluent Investor Snapshot 2025, mengungkap bahwa Gen Z dan milenial tidak hanya mendominasi adopsi produk investasi inovatif, tetapi juga lebih optimistis terhadap masa depan keuangan mereka.

Sebanyak 84% responden affluent Indonesia menyatakan puas dengan kualitas hidupnya, naik 2 poin persentase dari tahun lalu. Angka optimisme ini jauh melampaui rata-rata global, terutama pada kalangan muda.

Baca Juga: HSBC Gandeng ANA Hadirkan Travel Fair Spesial Jepang-China di Jakarta

Menurut survei, generasi muda lebih berani mengadopsi produk keuangan kompleks seperti emas digital, multi-asset solutions, dan private market funds.

Hal ini berbeda dengan generasi lebih senior seperti Gen X dan Baby Boomer yang masih cenderung mengandalkan instrumen konservatif seperti deposito dan obligasi.

Fokus generasi muda pun berbeda. Gen Z dan milenial lebih memprioritaskan dukungan finansial untuk keluarga, membangun kekayaan jangka panjang, serta menyiapkan masa pensiun.

Baca Juga: HSBC Rombak Strategi Investasi, Fokus ke Sektor Potensial Berbasis Asia

Adapun Gen X dan Baby Boomer lebih menekankan pada menjaga aset yang sudah dimiliki, tabungan untuk rekreasi, serta dana pensiun.

Kebutuhan dana pensiun juga meningkat signifikan. Jika tahun lalu rata-rata kebutuhan diperkirakan USD446 ribu, tahun ini melonjak menjadi USD565 ribu.

“Ada kepercayaan diri yang tinggi dari generasi muda Indonesia untuk mencapai tujuan keuangan mereka,” kata Sumirat Gandapraja, Head of Networks Sales and Distribution HSBC Indonesia.

Optimisme ini tetap bertahan meski biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi global menjadi kekhawatiran utama. Pola pikir generasi muda ini menandai pergeseran arah investasi affluent Indonesia menuju keseimbangan antara keamanan dan pertumbuhan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.