LPS: Generasi Muda Dominasi Warga Tanpa Rekening, Bonus Demografi Kian Terancam

AKURAT.CO Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengingatkan bahwa kelompok usia muda menjadi penyumbang terbesar penduduk Indonesia yang belum memiliki rekening bank.
Kondisi ini dinilai mengancam pemanfaatan bonus demografi yang akan mencapai puncaknya dalam beberapa tahun ke depan.
Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu mengungkapkan, dari total sekitar 50 juta warga yang belum memiliki rekening, kelompok usia 5–14 tahun mendominasi dengan porsi 76,3%, disusul usia 15–24 tahun sebesar 15,6%.
“Ini menunjukkan bahwa literasi keuangan harus dimulai sejak usia dini. Anak muda harus mengerti cara menyimpan dan mengelola uang,” ujar Anggito dalam Munas XI MUI di Jakarta.
Baca Juga: LPS: Penjaminan Polis Genjot DPK Perbankan
Menurut LPS, rendahnya kepemilikan rekening di kalangan usia muda bukan hanya soal akses, tetapi juga pemahaman mengenai pentingnya terhubung dengan layanan keuangan formal.
Anggito menegaskan rekening pribadi menjadi fondasi bagi generasi muda untuk membangun kapasitas ekonomi di masa depan.
Selain itu, kepemilikan rekening juga berkaitan dengan perkembangan ekonomi digital yang makin mengutamakan transaksi non-tunai. Tanpa akses ke rekening, anak muda berisiko tertinggal dari perubahan ekosistem ekonomi yang semakin digital.
Baca Juga: LPS Tangani Tiga Bank dan Siapkan Program Penjaminan Asuransi
Saat ini terdapat 660 juta rekening simpanan di sektor perbankan, namun rasio tersebut masih belum merata secara kepemilikan.
LPS menyebut kolaborasi pemerintah, industri keuangan, dan lembaga pendidikan penting untuk mempercepat pembukaan rekening bagi usia sekolah hingga mahasiswa.
“Jika anak muda tidak siap, bonus demografi bisa berubah menjadi beban. Rekening pribadi adalah gerbang awal pemberdayaan ekonomi,” kata Anggito.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia









