Akurat

5 Kesalahan Umum Trader Kripto Pemula yang Harus Dihindari

Ratu Tiara | 12 September 2025, 14:13 WIB
5 Kesalahan Umum Trader Kripto Pemula yang Harus Dihindari

AKURAT.CO Banyak orang tertarik mencoba trading kripto karena peluang keuntungannya yang besar dan aksesnya yang semakin mudah berkat teknologi. Hanya dengan aplikasi di ponsel, siapa pun kini bisa menjadi trader, termasuk pemula.

Sayangnya, kenyataan di lapangan menunjukkan banyak trader kripto pemula justru mengalami kerugian pada tahap awal. Bukan karena tidak ada peluang, tetapi karena serangkaian kesalahan yang kerap dilakukan. Kurang pengalaman, minim pengetahuan dasar, hingga sulit mengendalikan emosi sering menjadi penyebab utama.

Kesalahan-kesalahan ini bukan hanya membuat pemula kehilangan modal, tetapi juga bisa menurunkan rasa percaya diri untuk melanjutkan perjalanan di dunia trading. Itulah mengapa penting bagi setiap trader baru memahami apa saja kesalahan yang umum dilakukan, agar lebih siap menghadapi pasar kripto yang penuh risiko.

Dalam pembahasan berikut, kita akan mengulas berbagai kesalahan umum trader kripto pemula yang sebaiknya dihindari sejak awal.

Baca Juga: OKX Rilis Laporan Proof of Reserves ke-34: Simpan Aset Kripto Pengguna Senilai USD33,7 Miliar

Kesalahan Umum Trader Kripto Pemula

1. Trading karena FOMO

Rasa takut ketinggalan momen (Fear of Missing Out/FOMO) sering membuat pemula terburu-buru membeli aset kripto hanya karena harganya sedang naik. Keputusan seperti ini berisiko tinggi, terutama jika harga tiba-tiba berbalik turun. Untuk menghindarinya, trader perlu disiplin mengikuti strategi yang sudah disusun dan tidak mudah terbawa arus euforia pasar.

2. Mengabaikan Manajemen Risiko

Banyak trader pemula merugi karena tidak menetapkan stop-loss atau batas kerugian. Tanpa manajemen risiko, kerugian kecil bisa berkembang menjadi masalah besar. Cara terbaik untuk mencegah hal ini adalah selalu menentukan batas risiko pada setiap transaksi sehingga modal tetap aman meski pasar bergerak tidak sesuai harapan.

3. Overtrading

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah terlalu sering melakukan transaksi dengan harapan keuntungan lebih cepat tercapai. Faktanya, overtrading hanya menambah biaya dan membuat keputusan lebih gegabah. Solusinya, jadwalkan aktivitas trading secara teratur dan fokus pada kualitas analisis, bukan banyaknya transaksi.

4. Trading Berdasarkan Emosi

Keputusan yang dipicu rasa takut atau serakah, seperti menjual terlalu cepat atau menahan aset terlalu lama, sering berujung pada kerugian.

Emosi sebaiknya tidak menjadi dasar pengambilan keputusan. Trader perlu melatih pengendalian diri serta menggunakan strategi yang terukur agar setiap langkah tetap rasional.

5. Minim Pengetahuan tentang Pasar

Banyak pemula masuk ke dunia kripto tanpa mempelajari dasar-dasar pasar, analisis teknikal, maupun fundamental. Akibatnya, transaksi dilakukan tanpa perhitungan matang. Untuk mengurangi risiko, penting mempelajari mekanisme pasar, tren harga, dan teknik analisis sebelum benar-benar melakukan trading. Pengetahuan yang memadai akan membuat keputusan lebih tepat dan terarah.

Trader kripto pemula sering kali melakukan kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari jika memiliki pengetahuan, strategi, dan manajemen risiko yang baik.

Baca Juga: Upbit Indonesia Dorong Literasi Kripto Lewat Web3 dan Sportainment di Coinfest Asia 2025

Persiapan yang matang akan membantu mengurangi potensi kerugian sekaligus meningkatkan peluang meraih keuntungan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
R