Akurat

Menkeu Purbaya Sempat Curhat ke Jokowi Ekonomi Kian Memburuk, Ini Respons Sang Mantan Presiden

Andi Syafriadi | 11 September 2025, 18:29 WIB
Menkeu Purbaya Sempat Curhat ke Jokowi Ekonomi Kian Memburuk, Ini Respons Sang Mantan Presiden

AKURAT.CO Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kondisi perekonomian Indonesia masih terkendali meski diwarnai tantangan global. Menurutnya, kunci utama ada pada kekuatan domestik dan konsistensi kebijakan yang dijalankan pemerintah.

Purbaya mengungkapkan pengalamannya pada Februari lalu ketika dirinya menemui Mantan Presiden Joko Widodo setelah masa jabatannya berakhir. Dalam pertemuan tersebut, Dirinya menyampaikan kekhawatiran akan potensi memburuknya situasi ekonomi nasional.

“Saya tanya ke Pak Jokowi, Pak ini ekonomi semakin memburuk. Saya juga takut, karena waktu itu belum punya teman. Soalnya saya belum kenal pak Prabowo pada waktu itu. Tapi Pak Jokowi tegas bilang bantu,” ujar Purbaya dalam diskusi Transformasi Ekonomi Nasional Pertumbuhan Inklusif Menuju 8% di Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Baca Juga: Menkeu Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 8 Persen

Dukungan dari Jokowi, lanjutnya, membuat ia berani menyampaikan masukan dan informasi mengenai sejumlah persoalan ekonomi yang perlu segera diantisipasi. Langkah itu dianggap penting agar pemerintah tidak terlambat mengambil kebijakan.

Meski ada tekanan dari faktor eksternal, Purbaya menegaskan bahwa perekonomian Indonesia tetap memiliki fondasi yang kuat. Ia menilai bahwa Indonesia tidak perlu terlalu khawatir terhadap gejolak global karena kekuatan utama ada pada pasar domestik.

“Kita tidak usah takut global. Ini di bawah kendali kita 100 persen. Kita punya policy dalam negeri yang cukup kuat, dan domestik kita besar. Jadi nasib kita ada di tangan kita sendiri,” tegasnya.

Purbaya juga menilai, kebijakan fiskal dan moneter yang tepat akan mampu menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan. Ia menyebutkan bahwa intervensi cepat pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat serta keberpihakan pada sektor produktif menjadi kunci agar perekonomian tidak mudah goyah.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Harus Hati-hati Bicara di Depan Publik

Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan arah kebijakan pemerintah di tengah ketidakpastian global. Dengan kontribusi permintaan domestik yang mencapai hampir 90% terhadap perekonomian nasional, Indonesia disebut memiliki daya tahan lebih dibandingkan banyak negara lain.

Purbaya juga menekankan pentingnya sinergi antar kementerian dan lembaga dalam menjaga iklim investasi, memperkuat sektor riil, dan memastikan distribusi anggaran pembangunan berjalan efektif.

“Selama kita solid, ekonomi kita tidak akan mudah runtuh,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
A