Banyak Gaya Tapi Minim Dana Darurat Jadi Tantangan Keuangan Milenial
Hefriday | 7 September 2025, 15:42 WIB

AKURAT.CO Banyak milenial yang merasa penghasilan bulanannya cukup, namun sering terjebak saat menghadapi keadaan darurat. Penyebabnya adalah minimnya perhatian pada dana darurat.
Dikutip dari beberapa sumber, Minggu (7/9/2025), dana darurat adalah tabungan khusus yang digunakan untuk kebutuhan mendesak, seperti sakit, kehilangan pekerjaan, atau kerusakan rumah dan kendaraan. Namun sayangnya, banyak milenial yang mengabaikan pentingnya pos keuangan ini.
Tanpa dana darurat, banyak orang akhirnya mengandalkan utang saat keadaan tak terduga datang. Utang kartu kredit atau pinjaman online justru menambah beban keuangan, membuat masalah semakin besar.
Kesalahan ini biasanya terjadi karena milenial terlalu fokus pada pengeluaran sehari-hari dan hiburan, sementara persiapan jangka panjang diabaikan. Tidak jarang, mereka merasa masih muda sehingga menunda untuk menabung dana darurat.
Idealnya, dana darurat disiapkan sebesar 3–6 kali pengeluaran bulanan. Jumlah ini cukup untuk menopang hidup jika kehilangan sumber pendapatan utama.
Langkah pertama adalah menentukan target dana darurat sesuai kebutuhan masing-masing. Setelah itu, sisihkan sebagian gaji setiap bulan secara konsisten.
Milenial juga bisa memanfaatkan tabungan digital atau rekening terpisah untuk menyimpan dana darurat agar tidak tergoda untuk digunakan.
Selain itu, memulai dengan jumlah kecil tidak masalah. Yang terpenting adalah konsistensi, karena lambat laun jumlahnya akan terkumpul.
Memiliki dana darurat bukan hanya soal uang, tapi juga rasa tenang. Milenial yang memiliki tabungan cadangan akan lebih siap menghadapi risiko tanpa panik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










