Trust Wallet Hadirkan Tokenisasi Saham dan ETF AS di Smartphone

AKURAT.CO Trust Wallet, dompet kripto Web3 self-custody yang dikenal luas di dunia dengan lebih dari 200 juta pengguna, resmi meluncurkan fitur tokenisasi real-world asset (RWA). Langkah ini memungkinkan siapa pun di berbagai belahan dunia untuk memiliki eksposur terhadap saham ikonik dan exchange-traded fund (ETF) asal Amerika Serikat hanya melalui smartphone, tanpa memerlukan rekening bank, broker, atau perantara keuangan tradisional.
Peluncuran fitur RWA yang ditokenisasi tersebut disebut sebagai tonggak baru dalam perjalanan Trust Wallet menuju masa depan keuangan yang lebih inklusif. Token yang ditawarkan mencerminkan harga dari saham atau ETF utama di AS, dihadirkan melalui mitra pihak ketiga, dan didukung oleh smart contract untuk memastikan transparansi serta keamanan.
“Mengintegrasikan RWA ke dalam wallet self-custody adalah langkah penting dalam menjadikan keuangan global lebih terbuka dan efisien,” ujar CEO Trust Wallet, Eowyn Chen dalam keterangan yang diterima dai Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Baca Juga: Pasar Kripto Rebound, Kapitalisasi Naik Hampir USD60 Miliar dalam Sehari
Menurut Chen, kehadiran tokenisasi aset nyata ini adalah gambaran besar dari bagaimana blockchain mampu mendemokratisasi akses keuangan. Ia menekankan bahwa pasar keuangan global seharusnya tidak lagi menjadi privilese segelintir orang, melainkan hak dasar bagi siapa pun.
“Gambaran besarnya adalah bagaimana blockchain meletakkan fondasi bagi masa depan keuangan yang lebih inklusif,” tambahnya.
Melalui fitur ini, pengguna Trust Wallet dapat langsung menukar stablecoin seperti USDC dengan tokenisasi saham populer seperti Tesla (TSLA), Apple (AAPL), maupun ETF besar seperti QQQ. Prosesnya berlangsung sepenuhnya on-chain, sehingga mengurangi hambatan yang biasanya dihadapi dalam sistem keuangan tradisional. Langkah ini diharapkan membuka jalan bagi jutaan orang yang sebelumnya kesulitan mengakses instrumen investasi global.
Kehadiran RWA yang ditokenisasi tidak terlepas dari dukungan mitra seperti Ondo Finance. Perusahaan ini memastikan setiap token yang diterbitkan melacak harga aset dasarnya dengan transparan.
“Investor global kini bisa mengakses pilihan tokenisasi saham dan ETF AS terbesar secara on-chain. Kita telah melihat stablecoin mengekspor dolar AS dengan membawanya ke blockchain. Sekarang, Ondo Global Markets melakukan hal serupa untuk sekuritas AS,” ujar Founder dan CEO Ondo Finance, Nathan Allman.
Baca Juga: Trojan Efimer Intai Dompet Kripto, Ribuan Pengguna Jadi Korban
Selain menyediakan tokenisasi aset nyata, Trust Wallet juga mengintegrasikan 1inch Swap API untuk memastikan pengalaman transaksi yang sederhana dan aman. Dengan teknologi ini, pengguna dapat berinteraksi dengan produk-produk tokenisasi tanpa kompleksitas teknis, sehingga semakin memudahkan adopsi massal.
Fitur RWA ini sekaligus menegaskan langkah visioner Trust Wallet dalam membangun Web3 neo bank pertama. Perusahaan menargetkan platformnya menjadi pusat keuangan berbasis blockchain, mulai dari akses ke aset yang ditokenisasi, layanan staking, swap, identitas on-chain, hingga berbagai fitur keuangan lain.
“Kami percaya akses ke alat keuangan tidak boleh bergantung pada geografi, perantara, atau sistem yang kompleks,” tutur Chen.
Lebih dari sekadar inovasi produk, peluncuran ini menunjukkan pergeseran besar dalam lanskap keuangan global. Trust Wallet menilai era baru sedang dimulai dari era di mana masyarakat biasa memiliki akses ke peluang yang sebelumnya hanya dinikmati oleh kalangan elit. Dengan cara ini, tokenisasi aset nyata tidak hanya memperluas inklusi keuangan, tetapi juga membuka jalan bagi pemerataan ekonomi yang lebih berkeadilan.
Keunggulan Trust Wallet sebagai dompet self-custody terletak pada kendali penuh yang diberikan kepada pengguna atas aset digital mereka. Hal ini membedakannya dari sistem keuangan tradisional maupun platform terpusat, di mana kendali sering kali berada di tangan pihak ketiga. Dengan pendekatan ini, Trust Wallet yakin bisa mendorong adopsi blockchain ke satu miliar pengguna berikutnya.
“Ketika Anda memasukkan Wall Street ke dalam saku setiap orang, Anda mengubah apa yang mungkin dilakukan bukan hanya untuk crypto, tetapi juga untuk kemanusiaan,” tutup Chen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










