Akurat

Mengintip Peluang Reli Baru Bitcoin

Hefriday | 19 Agustus 2025, 12:10 WIB
Mengintip Peluang Reli Baru Bitcoin

AKURAT.CO Harga Bitcoin kembali mengalami penurunan tipis dalam sesi perdagangan terbaru, namun masih bertahan di atas level support penting.

Kondisi ini dinilai sejumlah analis sebagai peluang masuknya modal baru yang dapat mendorong reli berikutnya menuju target harga yang lebih tinggi.

Para pemegang Bitcoin jangka pendek atau short-term holder (STH) menjadi perhatian khusus. Menurut analis, aksi masuk mereka pada level harga saat ini berpotensi memberi dorongan tambahan untuk mengangkat harga Bitcoin, setidaknya dalam jangka menengah.

Dikutip dari laman Crypto, Senin (18/8/2025), Model STH Cost Basis digunakan sebagai kerangka analisis untuk memahami perilaku investor.

Model ini mencatat rata-rata harga masuk untuk wallet baru serta menyoroti zona deviasi standar yang sering menjadi penentu kapan pasar berada di area panas. Pada kondisi seperti itu, biasanya investor mulai mengambil keuntungan.

Baca Juga: Bitcoin Treasury, Strategi Keuangan Korporat di Era Baru Kripto

Berdasarkan model tersebut, level USD127.000 dipandang sebagai titik krusial pertama. Secara historis, level itu menjadi area pengambilan keuntungan awal sebelum harga melanjutkan pergerakan.

Sementara itu, pita +2σ di kisaran USD144.000 kerap menjadi puncak euforia pasar sebelum terjadi koreksi tajam.

Selain itu, indikator STH Net Unrealized Profit/Loss (NUPL) turut memberikan gambaran mengenai momentum pasar.

Ambang batas 0,25 kerap menandai kondisi jenuh keuntungan yang diikuti oleh konsolidasi atau koreksi singkat. Saat ini, NUPL masih berada di 0,07, jauh dari titik jenuh, sehingga memberi ruang lebih bagi kenaikan harga.

Dengan kondisi tersebut, analis menilai Bitcoin masih memiliki potensi reli lanjutan sebelum tekanan jual besar-besaran muncul. Selama keuntungan yang direalisasikan investor jangka pendek tetap terbatas, tren positif diperkirakan bisa berlanjut.

Pada saat berita ini diturunkan, Bitcoin diperdagangkan di kisaran USD115.448, tetap kokoh di atas level support USD115.000. Level ini dianggap penting karena menjadi pijakan untuk melanjutkan pergerakan menuju target berikutnya di USD127.000.

Agar momentum bullish ini bertahan, Bitcoin perlu menembus kembali level USD117.261 sebagai support baru. Jika hal itu tercapai, jalan menuju USD120.000 akan terbuka, dan dari sana peluang untuk mencetak rekor harga baru semakin besar.

Namun, risiko koreksi tetap ada. Jika harga turun di bawah USD115.000, maka potensi penurunan lebih lanjut hingga USD112.526 bisa terjadi.

Kondisi ini akan mematahkan skenario bullish jangka pendek dan memperlihatkan kerentanan pasar terhadap faktor eksternal, termasuk ketegangan geopolitik maupun sentimen makroekonomi global.

Analis dari laman crypto menekankan bahwa pergerakan Bitcoin ke depan akan sangat dipengaruhi oleh kepercayaan investor dan kondisi pasar yang lebih luas.

Jika arus modal baru masuk bersamaan dengan perbaikan sentimen, peluang reli ke atas USD127.000 tetap terbuka lebar. Sebaliknya, pelemahan sentimen bisa menggeser arah pasar menuju koreksi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa