Akurat

Tahun Baru 2026, 3 Memecoin Ini Patut Dilirik

Yosi Winosa | 30 Desember 2025, 17:58 WIB
Tahun Baru 2026, 3 Memecoin Ini Patut Dilirik

AKURAT.CO Menjelang pergantian tahun, pasar kripto kerap diwarnai pergerakan aset-aset berisiko yang lebih agresif, termasuk meme coin. 

Token yang terinspirasi dari tren atau peristiwa viral sering kali bergerak lebih cepat dibandingkan aset kripto utama, terutama saat sentimen spekulatif menguat di akhir tahun.
 
Dalam kondisi tersebut, sejumlah analis melihat peluang lanjutan bagi meme coin tertentu untuk mencatatkan pertumbuhan menjelang Tahun Baru 2026. 
 
Dikutip dari BeinCrypto, Selasa (30/12/2025) berikut tiga meme coin yang dinilai memiliki potensi pergerakan menarik di tengah dinamika pasar yang masih fluktuatif.
 
Meme coin pertama yang menjadi sorotan adalah Nobody Sausage (NOBODY). Token ini tampil cukup solid meski pasar secara umum cenderung bergerak melemah dalam beberapa sesi terakhir. 
 
 
Pada saat analisis dilakukan, NOBODY diperdagangkan di kisaran USD0,0181, menunjukkan ketahanan yang relatif baik dibandingkan aset berisiko lainnya.
 
Dari sisi teknikal, NOBODY berpeluang melanjutkan penguatan apabila mampu bertahan di atas exponential moving average (EMA) 50 hari. 
 
Jika level tersebut berhasil menjadi area support, struktur bullish akan semakin menguat. Bahkan, bila harga mampu mengonversi level USD0,0186 menjadi support baru, potensi kenaikan ke area USD0,0246 terbuka lebar dalam jangka pendek.
 
Namun demikian, risiko koreksi tetap membayangi. Pelemahan momentum bisa mendorong harga NOBODY turun ke area support USD0,0144. 
 
Apabila level ini jebol, tekanan jual berpotensi meningkat dan menyeret harga lebih dalam hingga USD0,0113, sekaligus menggugurkan skenario bullish yang ada.
 
Meme coin berikutnya adalah Pippin (PIPPIN), yang dalam sebulan terakhir berhasil menarik perhatian investor. 
 
Meski dalam tujuh hari terakhir pergerakannya melambat, PIPPIN masih mencatatkan kenaikan sekitar 16%. Capaian tersebut dinilai lebih baik dibandingkan sejumlah altcoin sekelasnya.
 
Indikator teknikal PIPPIN masih menunjukkan sinyal positif. Parabolic SAR tetap berada pada zona tren naik, yang menandakan struktur bullish belum sepenuhnya hilang. 
 
Jika momentum kembali menguat, PIPPIN berpeluang menembus resistance di USD0,434 dan melanjutkan kenaikan menuju level psikologis USD0,500 hingga USD0,600.
 
Meski demikian, investor tetap perlu mewaspadai potensi aksi ambil untung. Tekanan jual yang meningkat bisa mendorong harga turun menembus support USD0,366. 
 
Jika skenario ini terjadi, kekuatan teknikal akan melemah dan keuntungan yang sebelumnya tercatat berpotensi terhapus.
 
Meme coin ketiga yang disorot adalah HarryPotterObamaSonic10Inu (HPOS10I), yang diperdagangkan dengan ticker BITCOIN.
 
Pada saat publikasi, token ini berada di kisaran USD0,0411 dan mencatat kenaikan sekitar 17,8% dalam empat hari terakhir, mencerminkan meningkatnya minat spekulatif pasar.
 
Indikator Relative Strength Index (RSI) HPOS10I mulai memasuki zona positif untuk pertama kalinya dalam dua bulan terakhir. Kondisi ini mengindikasikan tekanan beli yang semakin kuat. 
 
Jika momentum tetap terjaga, harga berpeluang menembus resistance USD0,0418 dan bergerak menuju area USD0,0448.
 
Kendati prospek jangka pendek terlihat positif, risiko penurunan tetap harus diperhitungkan. Penolakan di level resistance dapat memicu koreksi ke bawah support USD0,0395. 
 
Pelemahan lanjutan bahkan berpotensi membawa harga turun ke USD0,0376, yang akan menambah tekanan bearish.
 
Secara keseluruhan, menjelang Tahun Baru 2026, meme coin kembali menjadi instrumen spekulatif yang menarik perhatian investor. Meski menawarkan peluang keuntungan cepat, aset-aset ini tetap sarat risiko. 
 
Investor disarankan untuk mencermati indikator teknikal, sentimen pasar, serta menerapkan manajemen risiko yang disiplin sebelum mengambil keputusan investasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa