Bitcoin Cetak Rekor, Ethereum Diprediksi Pimpin Altcoin Season

AKURAT.CO Pasar aset digital kembali menjadi sorotan setelah Bitcoin (BTC) mencetak rekor tertinggi baru pekan ini.
Kenaikan harga tersebut dipicu oleh kombinasi sentimen positif, mulai dari arus masuk dana institusional hingga data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang mendukung optimisme pasar.
Sementara itu, XRP sempat mengalami tekanan akibat isu pelepasan token escrow, dan para pakar mulai memprediksi bahwa Ethereum (ETH) berpeluang memimpin altcoin season berikutnya.
Baca Juga: Apa Itu Corporate Bitcoin Treasuries? Pengertian, Fungsi, dan Contohnya
Dikutip dari berbagai sumber, Minggu (17/8/2025), Bitcoin menjadi bintang utama setelah data inflasi AS atau Consumer Price Index (CPI) menunjukkan hasil yang lebih baik dari perkiraan.
Kondisi ini menambah kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang aset digital terbesar di dunia tersebut. Meski harga sempat terkoreksi setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa, pencapaian ini dinilai sebagai sinyal bahwa kepercayaan terhadap Bitcoin semakin menguat.
Menurut analis, lonjakan harga Bitcoin juga tak lepas dari masuknya dana segar melalui produk Exchange Traded Fund (ETF) kripto. Kehadiran ETF memberi jalan baru bagi investor institusional untuk terlibat di pasar ini. Dukungan dari institusi besar disebut menjadi salah satu motor penggerak utama tren bullish Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir.
Dari sisi lain, XRP sempat mengalami gejolak akibat pelepasan token escrow senilai lebih dari USD3 miliar oleh Ripple. Aksi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan potensi penjualan besar-besaran di pasar.
Isu ini memicu kepanikan di media sosial, sehingga harga XRP sempat terganggu. Namun, pelaku pasar besar atau whale justru memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan akumulasi.
Setelah beberapa hari bergejolak, XRP kembali menunjukkan pemulihan. Ripple bahkan mencatatkan pencapaian penting setelah otoritas terkait memberikan kelonggaran atas sebagian regulasi yang sebelumnya membatasi ruang geraknya.
Meski pertarungan hukum dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) masih menjadi catatan, kabar terbaru ini memberikan harapan baru bagi prospek XRP di masa depan.
Sementara itu, perhatian investor mulai beralih pada Ethereum. Sejumlah pakar memprediksi ETH akan memimpin altcoin season berikutnya. Analis menilai bahwa performa Ethereum yang stabil serta dukungan institusional yang semakin besar menjadi alasan kuat mengapa altcoin terbesar kedua ini berpotensi mendorong reli aset kripto lainnya.
Baca Juga: Mengenal Halving: Kenapa Harga Bitcoin Naik Setelahnya?
Salah satu tokoh industri kripto, Ray Youssef, menyebut masuknya dana besar ke Ethereum akan memperpanjang momentum positif altcoin. Ia mengingatkan bahwa hanya proyek dengan fundamental kuat dan kegunaan nyata yang mampu bertahan dalam jangka panjang. Sebaliknya, token spekulatif tanpa utilitas jelas akan kesulitan menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat.
Prediksi serupa juga datang dari Coinbase yang memperkirakan altcoin season akan terjadi pada kuartal ketiga 2025. Jika perkiraan ini terbukti, Ethereum diyakini akan menjadi penggerak utama, mengingat perannya yang krusial dalam ekosistem Web3, keuangan terdesentralisasi (DeFi), hingga non-fungible token (NFT).
Di tengah tren global ini, Inggris turut menjadi perhatian karena adanya rencana perubahan aturan pajak aset kripto. Badan pajak setempat, HMRC, menegaskan bahwa penghasilan dari aktivitas kripto, seperti mining dan staking, akan diperlakukan sebagai pendapatan biasa. Hal ini berarti wajib pajak harus lebih cermat melaporkan setiap transaksi agar terhindar dari sanksi hukum.
Para ahli memperingatkan bahwa HMRC kini semakin ketat dalam bekerja sama dengan bursa kripto dan memanfaatkan data blockchain untuk memantau aktivitas investor. Dengan aturan baru tersebut, para pelaku pasar di Inggris disarankan menyiapkan strategi pengelolaan pajak yang lebih hati-hati, bukan mencari celah untuk menghindarinya.
Secara keseluruhan, dinamika pasar kripto pekan ini menunjukkan bahwa adopsi terus berkembang, baik dari kalangan ritel maupun institusi. Meski volatilitas masih tinggi, tren positif pada Bitcoin, pemulihan XRP, dan prospek cerah Ethereum menjadi sinyal bahwa aset digital tetap memiliki daya tarik kuat sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










