Mengenal Halving: Kenapa Harga Bitcoin Naik Setelahnya?

AKURAT.CO Halving Bitcoin merupakan mekanisme yang terjadi ketika imbal hasil (reward) untuk para penambang dikurangi sebesar 50%. Dalam proses ini, jumlah Bitcoin baru yang dihasilkan setiap kali blok ditambang akan dipotong setengahnya.
Tujuan utama dari halving adalah untuk mengendalikan laju sirkulasi Bitcoin di pasar, serta menjaga nilai dan kelangkaannya dalam jangka panjang.
Dengan berkurangnya jumlah Bitcoin baru yang masuk ke pasar, tingkat suplai melambat, sementara permintaan bisa tetap atau meningkat. Ini yang menjadikan halving sering dikaitkan dengan kenaikan harga Bitcoin.
Baca Juga: Wacana Bitcoin Jadi Aset Cadangan Nasional Dinilai Perlu Kajian Mendalam
Konsep halving dirancang oleh Satoshi Nakamoto, pencipta Bitcoin, sebagai bagian dari sistem moneternya yang unik. Berguna untuk mengurangi laju inflasi Bitcoin secara bertahap, tidak seperti mata uang fiat yang bisa dicetak tanpa batas.
Dengan adanya mekanisme ini, total pasokan Bitcoin akan tetap terbatas, yaitu maksimal hanya 21 juta koin untuk selamanya.
Halving dijadwalkan terjadi setiap 210.000 blok, atau kurang lebih setiap empat tahun sekali. Karena itu, momen ini dianggap sebagai peristiwa penting dalam siklus ekonomi Bitcoin.
Selain mempengaruhi pasokan, halving juga berdampak besar pada harga Bitcoin dan dinamika pasar kripto secara keseluruhan, karena Bitcoin sering dijadikan tolok ukur oleh investor terhadap aset kripto lainnya.
Baca Juga: Trading Kripto Bikin Banyak Orang Rungkad, Ini Alasannya dan Tips untuk Menghindarinya!
Efek Halving Bitcoin
1. Mengurangi Laju Inflasi Bitcoin
Halving dirancang untuk memperlambat laju suplai Bitcoin yang masuk ke pasar. Dengan mengurangi imbalan bagi penambang setiap 4 tahun sekali (setengah dari jumlah sebelumnya), jumlah Bitcoin yang beredar bertambah lebih lambat.
Hal ini dilakukan guna menjaga kelangkaannya dan meniru sifat emas sebagai aset langka. Dalam konteks tersebut, Bitcoin dianggap memiliki mekanisme anti-inflasi bawaan, karena tidak bisa dicetak secara tidak terbatas seperti uang fiat.
2. Meningkatkan Kelangkaan (Scarcity)
Setiap kali halving terjadi, jumlah Bitcoin baru yang masuk ke pasar menurun drastis. Misalnya, dari 6,25 BTC per blok menjadi 3,125 BTC. Karena jumlah total Bitcoin dibatasi hingga 21 juta koin, maka semakin sedikit Bitcoin yang tersedia.
Prinsip supply and demand berlaku di sini, yaitu ketika pasokan menurun sementara permintaan tetap atau meningkat, maka harga cenderung naik. Hal inilah yang membuat Bitcoin dipandang sebagai “emas digital.”
3. Mendorong Kenaikan Harga (dalam Jangka Panjang)
Secara historis, setiap halving sebelumnya (2012, 2016, dan 2020) diikuti oleh lonjakan harga Bitcoin dalam beberapa bulan atau tahun setelahnya. Ini karena persepsi pasar bahwa berkurangnya pasokan mendorong nilai lebih tinggi.
Namun perlu dicatat, efek ini tidak bersifat instan dan dipengaruhi juga oleh sentimen pasar, adopsi pengguna, dan faktor eksternal seperti regulasi.
4. Mengurangi Imbalan Penambang (Miner Reward)
Salah satu dampak langsung dari halving adalah turunnya pendapatan yang diterima oleh para penambang Bitcoin. Mereka tetap harus mengalokasikan energi dan sumber daya yang sama, namun menerima separuh jumlah Bitcoin.
Jika harga Bitcoin tidak naik secara signifikan untuk menyeimbangkan kerugian tersebut, maka aktivitas mining bisa menjadi kurang menguntungkan, terutama bagi penambang kecil.
5. Tidak Melindungi dari Inflasi Uang Fiat
Walaupun halving dapat menjaga nilai Bitcoin relatif stabil terhadap dirinya sendiri, pengguna tetap perlu menukar Bitcoin ke dalam bentuk mata uang fiat (seperti USD atau IDR) untuk digunakan dalam kehidupan nyata.
Oleh karena itu, Bitcoin tidak sepenuhnya melindungi pengguna dari inflasi mata uang fiat, karena daya beli mereka tetap bergantung pada kurs tukar antara Bitcoin dan mata uang nasional.
Nadia Nur Anggraini (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









