Akurat

Yuk, Siapkan Dana Pernikahan dengan Cerdas Lewat Investasi Reksa Dana!

Andi Syafriadi | 1 Juni 2025, 20:10 WIB
Yuk, Siapkan Dana Pernikahan dengan Cerdas Lewat Investasi Reksa Dana!

AKURAT.CO Pernikahan merupakan salah satu momen paling penting dalam hidup. Namun, tak dapat dimungkiri, biaya pernikahan bisa menjadi beban finansial yang cukup berat jika tidak dipersiapkan sejak dini.

Salah satu solusi cerdas untuk mempersiapkan dana pernikahan adalah dengan berinvestasi, dan reksa dana menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan karena praktis, terjangkau, dan dikelola oleh manajer investasi profesional.

Dikutip dari berbagai sumber, Minggu (1/6/2025), berikut ini lima tips investasi reksa dana yang bisa membantu Anda menyiapkan biaya pernikahan tanpa harus merasa terbebani.

1. Tentukan Target Waktu Pernikahan

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan kapan Anda akan melangsungkan pernikahan. Apakah dalam waktu satu tahun, dua tahun, atau lebih?

Dengan mengetahui jangka waktu yang tersedia, Anda bisa memilih jenis reksa dana yang paling sesuai. Jika waktu yang tersedia masih cukup panjang (di atas 3 tahun), reksa dana saham bisa menjadi pilihan karena potensi keuntungannya lebih tinggi.

Baca Juga: Investasi Ramah untuk Pemula, Yuk Mengenal Apa Itu Reksa Dana

Namun, jika waktu Anda relatif singkat (kurang dari 3 tahun), reksa dana pasar uang atau pendapatan tetap lebih disarankan karena risikonya lebih rendah.

2. Hitung Estimasi Biaya Pernikahan

Sebelum mulai berinvestasi, buatlah anggaran pernikahan secara rinci. Hitung semua kebutuhan mulai dari biaya gedung, catering, dokumentasi, hingga mahar dan bulan madu.

Dengan memiliki angka estimasi yang jelas, Anda bisa menentukan berapa nominal investasi yang harus disisihkan setiap bulan. Perencanaan ini penting agar investasi Anda memiliki tujuan yang terukur dan realistis.

3. Pilih Reksa Dana Sesuai Profil Risiko

Setiap orang memiliki tingkat toleransi risiko yang berbeda-beda. Bila Anda merasa kurang nyaman dengan fluktuasi pasar, pilih reksa dana dengan risiko rendah seperti reksa dana pasar uang.

Baca Juga: Reksa Dana ETF Tumbuh Pesat, IPIM Luncurkan XIPB untuk Sektor Perbankan

Sebaliknya, jika Anda memiliki jangka waktu panjang dan lebih siap dengan risiko, Anda bisa mempertimbangkan reksa dana campuran atau saham untuk potensi imbal hasil yang lebih tinggi. Memahami profil risiko akan membantu Anda tetap tenang selama berinvestasi.

4. Gunakan Metode Investasi Berkala (Auto Debit)

Salah satu cara disiplin berinvestasi adalah dengan menggunakan metode auto debit atau investasi berkala. Anda bisa mengatur agar sejumlah dana otomatis ditransfer ke akun reksa dana setiap bulan.

Cara ini tidak hanya memudahkan, tetapi juga membantu Anda terhindar dari godaan menggunakan uang investasi untuk kebutuhan lain. Investasi rutin juga memungkinkan Anda menerapkan strategi dollar cost averaging, yaitu membeli unit reksa dana pada harga berbeda-beda untuk meredam fluktuasi pasar.

5. Pantau dan Evaluasi Perkembangan Investasi Secara Berkala

Meski dikelola oleh manajer investasi, bukan berarti Anda bisa lepas tangan sepenuhnya. Luangkan waktu untuk mengevaluasi kinerja reksa dana Anda secara berkala, misalnya setiap tiga atau enam bulan.

Jika performa tidak sesuai ekspektasi atau kondisi pasar berubah drastis, Anda bisa mempertimbangkan untuk memindahkan dana ke produk reksa dana lain yang lebih stabil atau menguntungkan.

Mempersiapkan dana pernikahan tidak harus membuat stres atau berutang. Dengan memanfaatkan reksa dana secara bijak, Anda bisa mengatur keuangan lebih terencana dan efisien.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Andi Syafriadi