Dipanggil OJK, RupiahCepat Buka Suara
Hefriday | 23 Mei 2025, 13:11 WIB

AKURAT.CO PT Kredit Utama Fintech Indonesia, yang lebih dikenal dengan nama RupiahCepat, buka suara laporan pengaduan yang sempat menjadi perhatian publik.
Sebagai penyelenggara Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perusahaan mengatu berkomitmen terhadap perlindungan konsumen serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku.
Direktur Utama RupiahCepat, Baladina Siburian, memastikan telah merespons secara profesional dengan memenuhi panggilan resmi dari OJK. Selain itu, mereka juga menghadiri audiensi bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), guna membahas secara langsung langkah-langkah penyelesaian pengaduan tersebut.
"Kami sangat menghargai perhatian dan dukungan dari OJK serta AFPI dalam proses ini. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pengawasan sektor fintech di Indonesia berjalan sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas," ujar Baladina dalam keterangannya, Jumat (23/5/2025).
Menurut Baladina, penanganan pengaduan pengguna dilakukan secara serius dan profesional, dengan mengedepankan asas keadilan, transparansi, dan perlindungan terhadap hak konsumen.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan ialah membangun komunikasi langsung dengan pengguna yang bersangkutan untuk memahami duduk perkara secara menyeluruh.
Komunikasi tersebut, lanjutnya, berlangsung secara tertutup demi menjaga kenyamanan dan kerahasiaan data pribadi pengguna. Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga kepercayaan publik serta menjamin bahwa setiap keluhan ditangani dengan niat baik dari seluruh pihak terkait.
RupiahCepat juga menegaskan bahwa pihaknya telah menjalankan proses investigasi internal secara menyeluruh. Evaluasi tersebut mencakup sistem verifikasi pengguna, prosedur operasional, hingga standar layanan pelanggan.
"Hasil dari evaluasi ini akan menjadi dasar dalam upaya perbaikan dan peningkatan layanan ke depan", tegasnya.
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, perusahaan berjanji akan memperkuat sistem keamanan data guna menghindari penyalahgunaan informasi pribadi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Perusahaan juga akan meningkatkan keandalan teknologi dan pemrosesan data demi memberikan pengalaman pengguna yang aman dan nyaman.
RupiahCepat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam menjaga informasi pribadi, termasuk tidak memberikan akses kepada pihak-pihak yang mengaku sebagai perwakilan perusahaan namun tidak melalui jalur komunikasi resmi.
"Kami percaya bahwa keterbukaan dan tanggung jawab dalam menghadapi setiap masukan merupakan landasan penting untuk membangun industri fintech yang sehat dan berkelanjutan," tambah Baladina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










