Bitcoin Kembali Cetak Rekor, Kapitalisasi Tembus Rp33.000 Triliun
Hefriday | 21 Mei 2025, 17:58 WIB

AKURAT.CO Bitcoin kembali mencetak rekor baru dalam dunia keuangan global setelah kapitalisasi pasarnya melampaui USD2,1 triliun atau sekitar Rp33.000 triliun.
Capaian ini menempatkan aset kripto terpopuler tersebut di peringkat keenam dalam daftar aset global terbesar, melewati perusahaan teknologi raksasa Google dan bahkan logam mulia perak (silver).
Menurut data dari 8marketcap, Selasa (20/5/2025), harga Bitcoin sempat diperdagangkan mendekati USD105.000 per koin. Kenaikan ini turut mendorong kapitalisasi pasar Bitcoin hingga mencapai USD2,096 triliun.
Dengan angka tersebut, Bitcoin sukses menyalip Google (Alphabet Inc.) yang memiliki kapitalisasi sebesar USD2,028 triliun, serta perak yang tercatat sebesar USD1,844 triliun.
Dikutip dari laman Pintu, Rabu (21/5/2025), harga Bitcoin tercatat naik tipis sebesar 0,41% dalam waktu 24 jam. BTC kini berada di level USD106.765 atau setara Rp1,75 miliar per koin.
Baca Juga: Bitcoin Tembus USD105.000 Karena Hal Ini
Selama periode yang sama, BTC mencatatkan level terendah harian di sekitar Rp1,71 miliar dan menyentuh level tertinggi sebesar Rp1,76 miliar.
Meskipun harga saat ini masih sekitar 3,6% di bawah rekor tertingginya di angka USD108.786 yang tercapai pada Januari 2025, tren pergerakan BTC tetap menunjukkan penguatan signifikan.
Selama seminggu terakhir, Bitcoin telah menguat sekitar 2,66%, sementara dalam 24 jam sebelum tanggal 20 Mei, naik sebesar 2,56%.
Volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam terakhir mencapai USD50,19 miliar, meskipun turun sekitar 18% dari hari sebelumnya.
Penurunan volume ini menunjukkan kemungkinan aksi ambil untung dari investor, meski minat terhadap BTC tetap tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Bitcoin kini berada tepat di bawah Amazon dalam daftar kapitalisasi pasar global. Amazon saat ini duduk di peringkat kelima dengan nilai pasar sebesar USD2,188 triliun.
Artinya, hanya dibutuhkan kenaikan sekitar USD92 miliar dari posisi Bitcoin saat ini untuk menyalip raksasa e-commerce tersebut.
Jika harga BTC berhasil kembali ke rekor USD108.786, maka kapitalisasi pasarnya diperkirakan akan mendekati USD2,17 triliun.
Analis dari laman Pintu memperkirakan bahwa untuk benar-benar melampaui Amazon, Bitcoin harus mampu menembus level psikologis USD110.000 per koin, dengan dukungan sentimen pasar dan kondisi ekonomi makro yang stabil.
Sementara itu, Emas masih memimpin sebagai aset terbesar di dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai USD21,827 triliun dan harga USD3.250 per ons.
Meski terpaut jauh, posisi Bitcoin dalam peringkat aset global terus menguat, mencerminkan kepercayaan investor yang semakin tinggi terhadap kripto sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi.
Tren positif ini diprediksi akan berlanjut jika adopsi institusional terhadap Bitcoin terus tumbuh dan regulasi dari pemerintah berbagai negara semakin jelas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










