Menkop Budi Dorong Koperasi Lakukan Transformasi Digital
Demi Ermansyah | 30 April 2025, 15:56 WIB

AKURAT.CO Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi menegaskan pentingnya transformasi digital sebagai elemen kunci dalam memodernisasi koperasi di Indonesia.
Dimana dirinya mendorong seluruh koperasi di tanah air untuk segera menata ulang pengelolaan usahanya berbasis teknologi informasi (TI), agar tidak tertinggal di era digital saat ini.
“Digitalisasi menjadi elemen kunci dalam memajukan koperasi di Indonesia,” ujar Menkop saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Astra di Jakarta, Selasa (29/4/2025).
Budi menilai, koperasi yang menolak berubah akan tergerus oleh perubahan zaman. Menurutnya, adaptasi teknologi tidak hanya mampu meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga mendorong partisipasi anggota secara aktif melalui sistem yang lebih transparan.
Transformasi ini, kata dia, harus menyeluruh mulai dari penguatan sumber daya manusia (SDM), inovasi berkelanjutan, hingga budaya organisasi yang adaptif dan kolaboratif.
Dirinya menekankan bahwa koperasi bukan hanya alat ekonomi, tetapi juga alat perjuangan untuk kesejahteraan bersama.
Sebagai contoh keberhasilan, Menkop mengapresiasi Koperasi Astra yang telah memanfaatkan teknologi secara optimal.
Koperasi karyawan PT Astra International Tbk tersebut kini memiliki aset sebesar Rp1,46 triliun, volume usaha Rp113,34 miliar, dan SHU bersih sebesar Rp73 miliar, tumbuh 15,48% dari tahun sebelumnya.
“Ini adalah bukti bahwa koperasi yang bertransformasi digital dapat tumbuh pesat dan berkontribusi signifikan terhadap ekonomi nasional,” ujar Budi.
Kemenkop juga berkomitmen mendorong lebih banyak koperasi untuk mengikuti jejak Koperasi Astra. Salah satunya lewat penguatan sektor riil dan investasi produktif, tidak hanya terfokus pada usaha simpan pinjam semata.
Budi mengajak koperasi di seluruh Indonesia untuk bersinergi dengan pemerintah melalui program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) yang ditargetkan mencapai 80.000 unit. Dimana program tersebut diyakini mampu menggerakkan ekonomi desa berbasis gotong royong.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









