Akurat

Ketegangan AS-Uni Eropa Memuncak, Prancis Peringatkan Dampak Pemecatan Gubernur The Fed

Demi Ermansyah | 21 April 2025, 08:15 WIB
Ketegangan AS-Uni Eropa Memuncak, Prancis Peringatkan Dampak Pemecatan Gubernur The Fed

AKURAT.CO Ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa kembali memanas pasca Menteri Keuangan Prancis, Eric Lombard mengeluarkan peringatan keras terhadap rencana Presiden AS Donald Trump yang dikabarkan ingin memecat Gubernur Federal Reserve, Jerome Powell.

Dikutip dari surat kabar La Tribune Dimanche, Lombard menyebut langkah tersebut bisa merusak kredibilitas dolar dan menciptakan kekacauan ekonomi di AS.

“Donald Trump sudah lama merusak kredibilitas dolar dengan langkah-langkah agresifnya terkait tarif, sebab apabila Powell diberhentikan, pasar obligasi bisa terguncang dan biaya utang negara meningkat secara signifikan," paparnya.

Baca Juga: Mulai Ketar-ketir, Trump Tekan The Fed Segera Turunkan Suku Bunga

Komentar tersebut muncul setelah Trump menunjukkan ketidakpuasan terhadap Powell melalui unggahan di media sosial, menyebut bahwa pemberhentian Powell tidak bisa segera datang. Spekulasi pun merebak soal kemungkinan pemecatan sebelum masa jabatan Powell berakhir pada 2026.

Tak sampai disitu saja, Lombard juga menyoroti kebijakan tarif 10% atas produk Uni Eropa yang diberlakukan Trump. Menurutnya, langkah itu bertolak belakang dengan semangat kerja sama internasional dan bisa menghambat pembangunan zona perdagangan bebas antara AS dan Eropa.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron selama ini memang memiliki perbedaan pendapat dengan Trump dalam berbagai isu global, mulai dari konflik Ukraina hingga kebijakan perlindungan ilmuwan.

Namun, komentar Lombard menunjukkan adanya kekhawatiran serius dari Eropa terhadap arah kebijakan ekonomi AS di bawah kepemimpinan Trump.

Baca Juga: Trump Ingin Pecat Bos The Fed, Independensi Bank Sentral AS Mulai Terancam?

Sebagai tambahan, Lombard menyerukan kepada para CEO di Eropa untuk menunjukkan patriotisme ekonomi demi menjaga daya saing kawasan menghadapi tekanan eksternal, terutama dari kebijakan proteksionis AS.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.