Akurat

TON Coin dalam Tren Bullish Usai Pavel Durov Dibebaskan

Hefriday | 16 Maret 2025, 18:57 WIB
TON Coin dalam Tren Bullish Usai Pavel Durov Dibebaskan

AKURAT.CO Dalam lima hari terakhir, TON Coin mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan, mencerminkan tren bullish yang kuat di pasar kripto.

Salah satu faktor utama di balik kenaikan ini adalah kabar pembebasan Pendiri Telegram, Pavel Durov, yang sebelumnya sempat ditahan oleh otoritas Prancis.

Kabar tersebut disambut baik oleh investor, mendorong peningkatan volume perdagangan TON Coin dalam waktu singkat.

Dikutip dari TokoNews, Minggu (16/3/2025), Durov ditangkap pada Agustus tahun lalu karena dianggap kurang menerapkan kebijakan moderasi yang ketat di platformnya, Telegram.

Penahanan ini memicu perdebatan luas mengenai kebebasan berbicara dan pengaruhnya terhadap ekosistem The Open Network (TON) yang didukung oleh Telegram.

Baca Juga: Mengenal Shiba Inu (SHIB), Dari Meme Coin hingga Fenomena di Pasar Kripto

Namun, setelah berbulan-bulan dalam tahanan, ia kini telah diizinkan meninggalkan Prancis, memberikan sentimen positif bagi para investor TON Coin.

Sejak kabar pembebasan Durov mencuat, harga TON Coin melonjak drastis. Saat ini, TON diperdagangkan pada harga USD3,47 atau sekitar Rp5,6 juta, mencatat kenaikan lebih dari 18% dalam 24 jam terakhir.

Bahkan, jika melihat pergerakan harga selama lima hari terakhir, TON Coin mengalami kenaikan total sebesar 47% dari titik terendahnya pada 11 Maret lalu.

Lonjakan ini menjadi yang terbesar sejak November tahun lalu, menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap proyek TON semakin menguat.

Selain kenaikan harga, volume perdagangan TON Coin juga mengalami peningkatan drastis. Dalam 24 jam terakhir, volume transaksi mencapai USD466,82 juta, naik 186,52% dibandingkan periode sebelumnya.

Meskipun pemulihan ini terbilang cepat, harga TON masih 51% di bawah level tertingginya yang tercatat pada Desember 2024. Artinya, masih ada ruang bagi harga untuk terus naik jika tren bullish berlanjut.

Salah satu faktor menarik dalam ekosistem TON Coin adalah distribusi kepemilikan koin. Data terbaru menunjukkan bahwa 99% alamat wallet hanya memegang TON dalam jumlah kecil, antara USD0 hingga USD1.000 (sekitar Rp16,3 juta).

Namun, 66,44% dari total suplai dikuasai oleh investor besar atau whales, yang menunjukkan adanya dominasi oleh pemegang modal besar dalam ekosistem ini.

Selain itu, jumlah investor yang memilih untuk HODL (menyimpan aset dalam jangka panjang) meningkat drastis. Dari 2,74 juta alamat pada Desember 2024, kini jumlahnya telah bertambah menjadi 4,31 juta per 14 Maret 2025.

Sebaliknya, jumlah trader jangka pendek justru mengalami penurunan tajam dari 12,38 juta menjadi 4,62 juta, menandakan pergeseran strategi investasi dari spekulasi jangka pendek ke akumulasi jangka panjang.

Dengan situasi saat ini, muncul pertanyaan besar, apakah TON Coin bisa kembali ke level tertinggi Desember lalu? Untuk mencapai kembali harga puncaknya, TON Coin harus naik sekitar 109% dari harga saat ini.

Salah satu faktor yang dapat mendorong kenaikan ini adalah meningkatnya aktivitas di jaringan TON, terutama di sektor DeFi (Decentralized Finance) yang sebelumnya sempat lesu akibat ketidakpastian regulasi.

Melihat perkembangan kuartal keempat tahun lalu, aktivitas jaringan TON Coin tetap berada di level yang cukup tinggi, menunjukkan bahwa minat terhadap aset ini masih kuat.

Dengan kebebasan Pavel Durov, banyak pihak memperkirakan bahwa TON akan semakin aktif dalam mengembangkan ekosistemnya, termasuk di bidang DeFi.

Jika hal ini terjadi, maka kemungkinan besar permintaan terhadap TON Coin akan meningkat, mendorong harga ke level yang lebih tinggi.

Namun, perlu dicatat bahwa pasar kripto terkenal dengan volatilitasnya yang tinggi. Meskipun saat ini tren TON Coin terlihat positif, investor tetap perlu berhati-hati terhadap potensi koreksi harga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa