Pasar Kripto Bergejolak! Token DEFI, LayerAI (LAI), dan Zerebro Anjlok Tajam

AKURAT.CO Pasar kripto saat ini mengalami fase penting yang menandai berakhirnya era hype meme coin, menurut Chief Investment Officer di Bitwise, Matt Hougan. Hougan mengungkapkan bahwa meskipun volatilitas tetap tinggi, pergeseran ini merupakan bagian dari siklus alami pasar kripto yang terus berevolusi.
Dikutip dari pintu.co.id, Kamis (27/2/2025), Harga Bitcoin, yang selama tiga bulan terakhir sempat turun di bawah ambang USD90.000, kini menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Meskipun pada perdagangan terakhir Bitcoin mencatatkan penurunan tipis, Hougan tetap optimis bahwa aset digital utama ini akan pulih dan berpotensi mencapai USD122.000 pada Februari 2025.
Optimisme ini didorong oleh meningkatnya adopsi institusional dan pengembangan produk keuangan berbasis Bitcoin yang semakin inovatif.
Di sisi lain, fenomena meme coin yang sempat menghebohkan pasar kripto kini mulai mereda. Token seperti Official Trump dan Official Melania, yang pernah mencuri perhatian publik, kini menunjukkan tren penurunan.
Baca Juga: Remixpoint Getol Akumulasi Kripto, Tembus JPY10 Miliar
Hougan memprediksi bahwa kegilaan meme coin akan berakhir dalam enam bulan ke depan, mengingat beberapa proyek meme coin sebelumnya mengalami kegagalan, contohnya kasus skandal LIBRA yang memberikan dampak negatif terhadap sentimen pasar.
Penurunan minat terhadap meme coin ini tidak hanya berdampak pada harga token tertentu, tetapi juga memengaruhi keseluruhan ekosistem kripto. Investor kini lebih berhati-hati dan cenderung mencari aset yang memiliki utilitas nyata dan potensi pertumbuhan jangka panjang, seperti Bitcoin dan beberapa altcoin unggulan.
Sementara itu, antusiasme terhadap altcoin tertentu tetap tinggi. Beberapa altcoin yang menawarkan solusi praktis dan aplikasi dunia nyata menjadi incaran investor. Inovasi produk-produk bursa berbasis spot untuk kripto utama menjadi indikator bahwa pasar sedang bergerak ke arah yang lebih terstruktur, menggantikan hype yang bersifat spekulatif.
Transformasi pasar kripto juga terlihat dari pergeseran fokus investor terhadap adopsi teknologi blockchain dalam berbagai sektor keuangan. Faktor-faktor seperti penggunaan stablecoin, tokenisasi aset dunia nyata, dan kebangkitan kembali DeFi (Decentralized Finance) mulai mendominasi, menggantikan peran meme coin dalam mendorong pertumbuhan ekosistem digital.
Baca Juga: 5 Platform Exchange Kripto Terbaik di Indonesia
Di tengah dinamika ini, Hougan menekankan bahwa meskipun volatilitas masih tinggi, pergeseran dari tren meme coin ke adopsi aset yang lebih berfokus pada nilai dan utilitas akan membawa stabilitas dalam jangka panjang. Perubahan perilaku konsumen dan investor menunjukkan bahwa pasar semakin matang, dengan penekanan pada inovasi dan keamanan teknologi blockchain.
Investor diharapkan untuk melakukan pendekatan yang lebih hati-hati. Dengan adanya volatilitas dan ketidakpastian yang inheren pada pasar kripto, penting bagi para pelaku pasar untuk terus memantau perkembangan kebijakan makroekonomi dan tren global yang dapat mempengaruhi harga Bitcoin dan altcoin.
Transformasi ini membuka peluang baru bagi investor yang mencari aset digital dengan fundamental yang kuat. Meski risiko tetap ada, potensi pemulihan Bitcoin dan pertumbuhan altcoin seperti yang sudah disebutkan memberi sinyal bahwa pasar kripto sedang dalam fase penyesuaian menuju stabilitas jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










