Akurat

Tips Atur Keuangan untuk Gen Z

Hefriday | 14 Desember 2024, 19:49 WIB
Tips Atur Keuangan untuk Gen Z

AKURAT.CO Generasi Z, yang tumbuh di tengah kemajuan teknologi digital, menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan di tengah gaya hidup serba instan. Meski banyak peluang untuk memaksimalkan potensi finansial, godaan konsumtif juga kerap menjadi hambatan.

Oleh karena itu, penting bagi Gen Z untuk memahami langkah-langkah efektif dalam mengatur keuangan. Kebiasaan keuangan yang sehat perlu dibangun sejak dini. Mengatur keuangan bukan hanya tentang menabung, tetapi juga memahami bagaimana mengelola pengeluaran secara bijak. Penting bagi Gen Z untuk memprioritaskan kebutuhan dibandingkan keinginan.

Dikutip dari beberapa sumber, Sabtu (14/12/2024), Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah membuat anggaran bulanan. Metode 50-30-20 menjadi salah satu cara yang paling sederhana dan populer. 
 
Alokasikan 50% dari penghasilan untuk kebutuhan pokok seperti makan, transportasi, dan tagihan. Sementara itu, 30% bisa digunakan untuk hiburan atau kebutuhan sekunder, dan 20% untuk tabungan atau investasi.
 
Di era digital, Gen Z memiliki akses ke berbagai aplikasi yang dapat membantu mencatat pengeluaran dan memantau anggaran secara praktis. Dengan aplikasi keuangan, mereka bisa melacak pola pengeluaran sehingga lebih mudah mengidentifikasi mana yang perlu dikurangi.
 
 
Selain itu, Gen Z disarankan mulai mempelajari investasi sejak dini. Mira merekomendasikan instrumen investasi dengan risiko rendah seperti reksa dana atau emas digital. Investasi bukan hanya untuk orang yang sudah mapan secara finansial. Gen Z bisa memulai dengan nominal kecil asalkan memahami risiko dan memilih platform terpercaya. 
 
Namun, penting bagi Generasi Z untuk menghindari utang konsumtif. Kebiasaan menggunakan kartu kredit atau layanan buy now, pay later tanpa perencanaan yang matang bisa menjadi bumerang. Selalu bijak dalam berutang. Pastikan hanya berutang untuk kebutuhan yang mendesak dan sesuai kemampuan bayar.
 
Kunci lainnya adalah menghindari impulse buying. Kebiasaan membeli barang secara spontan, terutama dalam belanja online, dapat mengganggu rencana keuangan. Gen Z harus membuat daftar kebutuhan sebelum berbelanja dan memanfaatkan diskon dengan bijak.  
 
Tabungan juga menjadi elemen penting dalam perencanaan keuangan. Memiliki dana darurat setara dengan 3-6 bulan pengeluaran rutin adalah langkah awal untuk mencapai kestabilan finansial. Dana darurat ini penting sebagai perlindungan dari situasi tak terduga, seperti kehilangan pekerjaan atau kebutuhan mendesak.
 
Gen Z juga perlu memahami pentingnya edukasi keuangan. Dengan banyaknya sumber belajar seperti artikel daring, seminar, atau konten media sosial, mereka bisa meningkatkan literasi keuangan secara mandiri. Semakin banyak belajar, semakin mudah mereka memahami cara mengelola dan memaksimalkan keuangan.
 
Dengan menerapkan tips ini, Generasi Z tidak hanya mampu mengatur keuangan dengan lebih baik tetapi juga mempersiapkan masa depan finansial yang stabil. Di era digital yang serba cepat, langkah kecil seperti menabung, berinvestasi, dan mengurangi pengeluaran konsumtif dapat memberikan dampak besar dalam jangka panjang.  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa