Akurat

Tembus ATH Lagi, Bitcoin Sentuh USD103.418

Hefriday | 6 Desember 2024, 17:31 WIB
Tembus ATH Lagi, Bitcoin Sentuh USD103.418

AKURAT.CO Bitcoin kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan harga mencapai USD103.418 atau sekitar Rp1,64 miliar pada Kamis (5/12/2024), menurut data CoinMarketCap. Kenaikan ini menjadi momen penting bagi pasar kripto, dengan performa Bitcoin meningkat hampir 130% sejak awal tahun.  

Menurut Chief Compliance Officer (CCO) Reku, Robby, pencapaian ini sebagai tonggak sejarah baru. "Kenaikan harga Bitcoin mendorong optimisme pasar, terutama dengan potensi regulasi yang lebih suportif di Amerika Serikat, menyusul kabar terkait penunjukan anggota kabinet yang pro-kripto," ujar Robby.  
 
Kenaikan ini juga diyakini dapat menarik minat masyarakat terhadap aset kripto, khususnya investor pemula. “Walau peluang keuntungan sangat besar, penting bagi masyarakat untuk memahami risiko sebelum berinvestasi. Reku menyediakan platform pembelajaran seperti Learning Hub untuk membantu masyarakat memahami aset kripto dan kondisi pasar,” tambah Robby.  
 
 
Senada, Crypto Analyst Reku, Fahmi Almuttaqin, menilai tren positif ini tidak hanya terjadi pada Bitcoin, tetapi juga merambat ke altcoin di sektor Web3 gaming dan DeFi. "Efek positif dari penurunan suku bunga The Fed dan optimisme pemilu AS turut mendorong pasar kripto. Proyeksi kami menunjukkan bahwa siklus bullish ini baru berada di tahap awal," jelas Fahmi.  
 
Salah satu indikator penting dalam tren ini adalah meningkatnya adopsi Bitcoin oleh institusi besar. Data menunjukkan aliran dana masuk ke ETF Bitcoin spot mencapai lebih dari USD2 miliar dalam lima hari terakhir. “Jika perusahaan seperti Microsoft memutuskan mengalokasikan aset di Bitcoin pada 10 Desember, efek domino adopsi institusi dapat terjadi secara signifikan,” tambah Fahmi.  
 
Meningkatnya pengakuan dari institusi besar memperkuat posisi Bitcoin sebagai aset global. “Seperti karya seni yang mendapatkan pengakuan luas, Bitcoin kini diakui sebagai aset bernilai tinggi, melampaui perdebatan soal nilai intrinsiknya,” ujar Fahmi.  
 
Namun, meskipun tren pasar menunjukkan potensi bullish, Fahmi mengingatkan pentingnya riset mendalam. Investor disarankan memilih aset sesuai profil risiko dan strategi portofolio. "Meski potensi keuntungan besar, ketidakpastian tetap ada, terutama jika inflasi AS meningkat atau kebijakan pro-kripto tidak terealisasi," katanya.  
 
Reku juga menawarkan fitur untuk memudahkan diversifikasi investasi. Misalnya, fitur Packs memungkinkan investasi pada berbagai kripto berkapitalisasi besar dalam satu langkah. “Bagi trader yang ingin hasil lebih optimal, strategi trading aktif dapat dimanfaatkan, terutama dengan fenomena rotasi naratif yang sering terjadi di pasar,” imbuh Fahmi.  
 
Momentum ini membawa harapan besar bagi pasar kripto global. Namun, baik Robby maupun Fahmi sepakat bahwa edukasi dan kehati-hatian tetap menjadi prioritas utama dalam memanfaatkan peluang di dunia aset digital.  
 
Dengan tren positif yang sedang berlangsung, Bitcoin terus menunjukkan potensinya sebagai salah satu instrumen investasi yang paling menarik, sembari membuka jalan bagi adopsi yang lebih luas di kalangan investor institusi maupun ritel.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa