Akurat

Dahsyatnya Trump Effect, Bikin Bitcoin Rally Lampaui USD90.000

Hefriday | 14 November 2024, 23:14 WIB
Dahsyatnya Trump Effect, Bikin Bitcoin Rally Lampaui USD90.000

AKURAT.CO Bitcoin melampaui level USD90.000 pada Rabu (13/11/2024), memperpanjang reli yang kuat dan mencatat rekor tertinggi baru di angka USD91.110. Kenaikan tajam ini didorong oleh ekspektasi bahwa kepemimpinan Presiden terpilih Donald Trump akan memberikan dorongan signifikan terhadap aset-aset digital, khususnya mata uang kripto.

Terpantau, harga Bitcoin terkini naik sebesar 3% dan mencapai USD91.016, mengalami lonjakan sebesar 32% sejak pemilihan 5 November lalu.

Selain Bitcoin, aset kripto lainnya juga menunjukkan pergerakan positif. Ether, mata uang kripto terbesar kedua di dunia, melonjak hingga 37% sejak hari pemilihan, sementara Dogecoin, yang sempat dipromosikan oleh miliarder sekutu Trump, Elon Musk, meningkat lebih dari 150%.
 
Kegembiraan pasar terhadap kripto ini telah menyebar luas, menciptakan tren kenaikan harga di berbagai jenis aset digital.

Dikutip dari Reuters, selama kampanye, Trump memberikan sinyal positif terhadap aset digital dengan berjanji menjadikan Amerika Serikat sebagai "pusat kripto dunia" serta menyatakan niatnya untuk membangun cadangan nasional Bitcoin.
 
 
Walaupun belum jelas bagaimana dan kapan rencana tersebut akan diwujudkan, janji Trump ini telah memicu spekulasi besar-besaran di pasar. Sejumlah saham di sektor penambangan kripto dan perdagangan aset digital pun mengalami kenaikan seiring respons pasar terhadap agenda pro-crypto dari pemerintahan Trump yang akan datang.

Salah satu perusahaan yang turut menikmati kenaikan ini adalah MicroStrategy. Perusahaan perangkat lunak sekaligus investor besar di Bitcoin ini mengumumkan bahwa mereka telah menginvestasikan sekitar USD2 miliar untuk membeli Bitcoin antara 31 Oktober hingga 10 November. Saham MicroStrategy mencapai rekor tertinggi pada Selasa lalu, seiring dengan meningkatnya minat pasar terhadap investasi mereka dalam aset digital.

Banyak investor kripto melihat masa depan yang lebih cerah di bawah pemerintahan Trump, terutama setelah Trump menyatakan niatnya untuk mengganti Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) saat ini, Gary Gensler.
 
Selama masa jabatan Presiden Joe Biden, Gensler dikenal melakukan pengawasan ketat terhadap aset kripto, yang diharapkan oleh para pelaku pasar akan berkurang di bawah kepemimpinan yang baru.

Selain itu, Trump juga telah meluncurkan bisnis kripto baru bernama World Liberty Financial pada bulan September. Langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya Trump untuk menciptakan ekosistem kripto yang lebih kuat di AS.
 
Menurut Carl Szantyr, managing partner di Blockstone Capital, hedge fund yang berfokus pada aset digital, beberapa area yang perlu diperhatikan di era Trump termasuk kemungkinan perubahan regulasi, peningkatan partisipasi institusi, dan potensi peningkatan aktivitas merger dan akuisisi (M&A) di sektor ini.

Para analis melihat bahwa kondisi politik baru ini mungkin akan menghadirkan peraturan yang lebih jelas bagi aset kripto, yang dapat mendukung pertumbuhan sektor tersebut di AS. Langkah seperti menciptakan cadangan Bitcoin nasional atau meningkatkan aktivitas penambangan kripto di dalam negeri diperkirakan akan menjadi strategi yang bisa ditempuh dalam beberapa tahun ke depan.

Kenaikan harga yang signifikan juga mendorong para pelaku pasar untuk mempertimbangkan dampak potensial dari kebijakan fiskal AS yang baru. Sementara beberapa pihak menilai bahwa kebijakan Trump dapat mempercepat adopsi institusional terhadap aset digital, skeptisisme tetap ada terhadap ketidakpastian jangka panjang yang menyertai kripto, terutama dalam kaitannya dengan inflasi dan kebijakan ekonomi global.

Menurut para ahli, perubahan kebijakan yang diprakarsai oleh Trump dapat membuka jalan bagi kerangka regulasi yang lebih mendukung inovasi, mendorong perusahaan publik untuk mempertimbangkan investasi di aset digital.
 
Namun, beberapa ekonom memperingatkan bahwa volatilitas harga kripto dan risiko yang menyertainya dapat menimbulkan ketidakpastian, terutama bagi investor institusi yang mengutamakan kestabilan jangka panjang.

Sementara Bitcoin dan mata uang kripto lainnya terus mengalami lonjakan, masih ada perdebatan apakah peningkatan harga ini mencerminkan nilai intrinsik dari teknologi blockchain, atau hanya spekulasi terkait dengan sentimen politik di Amerika Serikat.
 
Meski demikian, sebagian besar pelaku pasar optimis bahwa perubahan dalam kebijakan pemerintah dapat membawa dampak positif bagi ekosistem kripto global.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa