Akurat

IHSG Hari Ini Naik 0,6 Persen ke 7.287,19 Karena Ini

Hefriday | 8 November 2024, 17:56 WIB
IHSG Hari Ini Naik 0,6 Persen ke 7.287,19 Karena Ini

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (8/11/2024) sore ditutup menguat sebesar 43,33 poin atau 0,60% ke posisi 7.287,19.

Kenaikan ini terutama didorong oleh sektor barang baku yang mencatat penguatan tertinggi di antara sektor-sektor lain. Sementara itu, indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, justru turun 2,85 poin atau 0,32% ke posisi 884,14.

Kemenangan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat membawa potensi dampak ekonomi besar bagi negara-negara berkembang, terutama terkait kebijakan tarif AS. Hal ini disinyalir menimbulkan optimisme bahwa Pemerintah China akan mengambil langkah-langkah khusus untuk mengurangi dampak tarif tersebut.
 
 
Menurut Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia, langkah antisipatif Pemerintah China bisa mencakup dukungan pada utang Pemerintah Daerah dan peningkatan belanja konsumen untuk menjaga stabilitas ekonomi. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari kenaikan tarif perdagangan yang diprediksi akan diberlakukan oleh AS.
 
Investor juga mencermati penurunan suku bunga acuan yang dilakukan oleh The Federal Reserve (The Fed). Bank sentral AS tersebut menurunkan Federal Funds rate (FFR) sebesar 25 basis poin ke kisaran 4,5 hingga 4,75%. Ini adalah pemangkasan kedua dalam dua bulan terakhir setelah sebelumnya The Fed memangkas 50 basis poin pada September 2024.
 
Di sisi lain, Ketua The Fed Jerome Powell berusaha menenangkan pasar dengan menepis spekulasi terkait potensi pengunduran diri atau pemecatannya pasca-kemenangan Trump. Powell menegaskan bahwa kebijakan moneter AS akan tetap berfokus pada pemulihan ekonomi domestik.
 
Tidak hanya The Fed, Bank of England (BOE) juga memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,75%, yang menjadi penurunan kedua dalam empat tahun terakhir. Langkah ini menunjukkan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global serta upaya untuk merangsang pertumbuhan ekonomi di Inggris.
 
IHSG yang dibuka menguat sejak pagi terus bertahan di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Memasuki sesi kedua, penguatan tetap stabil hingga akhir perdagangan saham sore ini. 
 
Berdasarkan indeks sektoral IDX-IC, tujuh sektor tercatat menguat, dengan sektor barang baku memimpin kenaikan sebesar 3,17%. Sektor teknologi dan kesehatan juga menunjukkan kinerja positif, masing-masing naik 2,22% dan 0,54%.
 
Di sisi lain, empat sektor mengalami pelemahan, dipimpin oleh sektor barang konsumen non-primer yang turun sebesar 1,76%. Sektor keuangan dan properti juga tercatat melemah, masing-masing turun sebesar 0,46% dan 0,26%.
 
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar meliputi DWGL, MLPT, KLAS, dan BREN. Sementara itu, saham-saham yang mencatat pelemahan terbesar di antaranya adalah PICO, TOSK, RAJA, dan RGAS.
 
Frekuensi perdagangan saham pada hari ini tercatat sebanyak 1.070.176 kali transaksi, dengan total volume saham yang diperdagangkan mencapai 17,12 miliar lembar senilai Rp10,23 triliun. Sebanyak 289 saham berhasil menguat, 287 saham mengalami penurunan, sementara 204 saham stagnan.
 
Di kawasan Asia, indeks bursa saham juga menunjukkan hasil variatif. Indeks Nikkei di Jepang menguat 119,00 poin atau 0,30% ke posisi 39.500,39, sementara indeks Hang Seng di Hong Kong melemah 225,15 poin atau 1,07% ke posisi 20.728,18.
 
Indeks Shanghai di China juga turun 18,35 poin atau 0,53% ke posisi 3.470,65. Sedangkan indeks Straits Times di Singapura mencatatkan kenaikan 50,88 poin atau 1,39% ke posisi 3.724,37.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa