Akurat

Gandeng MRT Jakarta, Kredivo Jajaki Peluang Bisnis Baru

Demi Ermansyah | 16 Oktober 2024, 18:30 WIB
Gandeng MRT Jakarta, Kredivo Jajaki Peluang Bisnis Baru

AKURAT.CO Kredivo dan PT MRT Jakarta (Perseroda) resmi meluncurkan metode pembayaran Paylater pertama di sektor transportasi MRT. Kolaborasi ini tak hanya menawarkan fleksibilitas pembayaran, tetapi juga berpotensi mendukung inisiatif keberlanjutan dan membuka peluang bisnis baru.

Direktur Pemasaran dan Strategi Kredivo, Lily Suriani menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari upaya Kredivo dalam mendukung moda transportasi publik yang hemat energi dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). 
 
“Dalam kehidupan urban yang dinamis, kemudahan dan fleksibilitas semakin dibutuhkan. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen kami dalam sektor jasa keuangan berkelanjutan sesuai dengan roadmap OJK,” jelas Lily di Jakarta, Rabu (16/10/2024). 
 
 
Kolaborasi ini juga menciptakan peluang bisnis di luar penjualan tiket, seperti transaksi di merchant-merchant Kredivo yang tersebar di stasiun-stasiun MRT. Selain itu, pengguna MRT dan Kredivo sebagian besar berasal dari segmen yang sama, yakni masyarakat usia 20 hingga 40 tahun, menjadikan kerja sama ini semakin strategis.
 
Senada dengan Lily, Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta, Farchad H. Mahfud kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam mengintegrasikan transformasi digital ke dalam layanan transportasi. 
 
"Kami menyambut baik kerja sama ini karena mendukung ekosistem digitalisasi pembayaran dan memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang MRT,” tambahnya. 
 
Dengan jumlah pengguna MRT, lanjutnya, yang mencapai 158.000 per bulan dan pertumbuhan 18,7% year-on-year, kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan minat masyarakat dalam memanfaatkan transportasi publik.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.