6 Mitos Menabung Yang Salah Kaprah

AKURAT.CO Menabung adalah langkah penting dalam meraih tujuan finansial yang lebih besar. Namun, banyak orang yang merasa sudah berusaha menabung dan melakukan penghematan, tetapi uang yang diharapkan tidak kunjung terkumpul.
Mengapa hal ini bisa terjadi? Salah satu penyebabnya adalah adanya mitos-mitos tentang menabung yang keliru dan dapat menyesatkan. Mitos-mitos ini sering kali muncul akibat kurangnya pemahaman tentang manajemen keuangan, sehingga membuat banyak orang terjebak dalam pola pikir yang salah.
Merangkum berbagai sumber, Kamis (3/10/2024), berikut ini adalah beberapa mitos menabung yang perlu Anda waspadai dan fakta di baliknya.
Baca Juga: Rajin Inovasi dan Edukasi Finansial, Bank Mandiri Diganjar Penghargaan di Hari Indonesia Menabung
1. Menabung Cukup dengan Menyisihkan Sisa Uang
Banyak orang percaya bahwa mereka cukup menabung dengan hanya menyisihkan sisa uang setelah pengeluaran. Faktanya, menabung seharusnya menjadi prioritas utama, bukan sisa uang. Dengan merencanakan dan mengatur anggaran yang tepat, Anda dapat memastikan bahwa menabung menjadi bagian dari rutinitas keuangan Anda.
2. Semakin Sedikit Menabung, Tak Masalah
Beberapa orang beranggapan bahwa tidak ada gunanya menabung jika jumlah yang ditabung sangat sedikit. Padahal, setiap sedikit yang ditabung akan terus bertambah seiring waktu. Memulai dengan jumlah kecil adalah langkah awal yang baik, dan seiring waktu, Anda dapat meningkatkan jumlah tabungan tersebut.
3. Tabungan Adalah Satu-Satunya Cara Mengelola Keuangan
Menabung memang penting, tetapi menganggap tabungan sebagai satu-satunya cara untuk mengelola keuangan adalah kesalahan. Penting untuk memahami berbagai instrumen keuangan lain seperti investasi yang dapat membantu uang Anda tumbuh lebih cepat.
4. Menabung untuk Keadaan Darurat Hanya Menghambat Kemajuan
Ada anggapan bahwa menabung untuk keadaan darurat hanya akan menghambat kemajuan keuangan. Namun, memiliki dana darurat justru sangat penting untuk menghindari masalah finansial saat situasi darurat terjadi. Dana darurat memberikan jaminan keamanan finansial yang dapat melindungi Anda dari hutang.
5. Menabung Tidak Perlu Rencana
Beberapa orang berpikir bahwa menabung cukup dilakukan tanpa perencanaan yang matang. Kenyataannya, tanpa rencana keuangan yang jelas, Anda mungkin akan kesulitan mencapai tujuan menabung. Membuat anggaran dan menetapkan tujuan finansial yang spesifik dapat membantu Anda tetap fokus.
6. Tabungan Bank Selalu Aman dan Menguntungkan
Banyak yang beranggapan bahwa menabung di bank selalu merupakan pilihan aman dan menguntungkan. Namun, dengan inflasi yang terus berlangsung, nilai uang Anda bisa tergerus jika hanya disimpan dalam bentuk tabungan. Diversifikasi investasi ke dalam instrumen lain dapat membantu melindungi nilai uang Anda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










