AKURAT.CO PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Menurut Direktur Bisnis PT PII, Andre Permana, sejumlah inisiatif guna mendukung pembangunan infrastruktur nasional telah dijalankan perusahaan.
"Sebagai perusahaan yang 100 persen dimiliki oleh pemerintah melalui Kementerian Keuangan, PT PII memiliki mandat yang kuat untuk mendukung transisi energi dan pembangunan infrastruktur melalui peran kami sebagai Country Platform Manager," ujar Andre Permana di Bogor, Kamis (30/5/2024).
PT PII dikenal dengan model bisnisnya yang inovatif dan fleksibel, yang mencakup tiga pilar utama yakni pembiayaan komersial, pembiayaan publik, dan pengembangan proyek konsultasi. "Kami terus berinovasi dengan produk-produk pembiayaan yang unik dan fleksibel untuk menjembatani kesenjangan pembiayaan dan melengkapi produk perbankan," tambah Andre.
Baca Juga: Dukung Keberlanjutan Infrastruktur Air, PII Ikuti WWF 2024
Sejak didirikan pada tahun 2009, PT PII telah memainkan peran penting sebagai enabler dalam percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai sektor seperti transportasi, energi, dan telekomunikasi.
"Peran kami sebagai fasilitator dalam proyek-proyek Public-Private Partnership (PPP) sangat krusial, terutama dalam proyek showcase seperti Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta dan SPAM Umbulan," jelas Andre.
PT PII juga terus mengoptimalkan kerjasama strategis dengan berbagai lembaga bilateral dan multilateral. "Kami berkolaborasi dengan berbagai lembaga untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia, tidak hanya melalui pembiayaan tetapi juga melalui layanan konsultasi dan pengembangan proyek yang mencakup capacity building dan bantuan lainnya," kata Andre.
Sebagai pionir dalam penerbitan Green Bond di Indonesia, PT PII telah memperoleh pengakuan internasional atas komitmennya terhadap keberlanjutan. "Kami bangga menjadi lembaga pertama di Asia Tenggara yang mendapatkan akreditasi dari Green Climate Fund (GCF), dan terus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta program perubahan iklim," ujar Andre.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan










