Akurat

Bos OJK Sebut Konsolidasi BPR/ BPRS Bukan Soal Angka

Silvia Nur Fajri | 23 Maret 2024, 13:28 WIB
Bos OJK Sebut Konsolidasi BPR/ BPRS Bukan Soal Angka

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengupayakan konsolidasi Bank Perekonomian Rakyat (BPR) guna meningkatkan kesehatan, tata kelola, aktivitas, dan modal inti mereka.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar menegaskan kuantitas bukanlah hal yang utama, kesehatan dan penguatan Badan Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS).

Ia menekankan pentingnya langkah-langkah konsolidasi yang berdampak nyata dalam mendukung keberlangsungan institusi keuangan tersebut.

Baca Juga: OJK Cabut Izin Usaha BPR Bank Purworejo

"Pertama kita enggak menyebut angka ya. Artinya itu bukan dari segi angka yang menjadi target, tapi lebih pada upaya untuk memang betul-betul langkah yang membuat penyehatan dan tentu memperkuat kondisi dari BPR BPRS," kata Mahendra Siregar dikutip Sabtu (23/3/2024). 

Ditambahkan, meski tak ada target angka yang spesifik untuk pengurangan jumlah BPR, upaya ini bertujuan untuk memperkuat sektor BPR secara menyeluruh. 

Diketahui, muncu isu pengurangan jumlah BPR menjadi 1.000, namun OJK tidak memiliki target angka yang pasti untuk hal ini.

Mahendra menegaskan sanksi akan diberlakukan terhadap BPR yang tidak mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku.

"Enggak ada, nggak ada angka dalam arti target spesifik ya. Tapi lebih pada upaya penyehatan," ujar Mahendra. 

Wakil Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara sebelumnya menyatakan bahwa salah satu langkah yang akan diambil adalah konsolidasi untuk memperkuat modal BPR yang diperlukan dalam upaya penyehatan sektor ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.