Pemerintah Ajak Masyarakat Melek Investasi dan Kelola Uang Lewat Film 'Gampang Cuan'

AKURAT.CO Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan, Deni Ridwan, menyoroti kurangnya pendidikan mengenai pengelolaan uang dalam sistem pendidikan di Indonesia.
Deni mengatakan bahwa selama ini fokus pendidikan lebih pada mencari uang daripada mengatur uang. Menurutnya, hal ini menjadi tanggung jawab bersama untuk meningkatkan literasi keuangan di masyarakat.
"Selama ini, kita tidak pernah belajar bagaimana mengatur uang, di sekolah kita belajar mencari uang dan jarang pelajari mengatur uang. Sehingga, ini menjadi tugas kita bersama meningkatkan literasi keuangan," kata Deni saat sinemORI XXV: Nonton Bareng Film Gampang Cuan & Bedah Investasi ORI, di Metropole XXI , Jakarta, Kamis (15/2/2204).
Baca Juga: '13 Bom di Jakarta', Film Edukasi Soal Kripto Tembus Box Office Usai Tayang Sebulan
Lebih lanjut, ia juga menyoroti dampak dari pinjaman online (pinjol) yang merambah ke profesi guru di Indonesia. Ia menganggap hal ini perlu diperhatikan secara serius dan menyarankan penggunaan literasi film, seperti film "Gampang Cuang", sebagai sarana pendidikan yang efektif.
"Ternyata, profesi guru di Indonesia banyak sekali terkena pinjol dan hal ini perlu di perhatikan dengan literasi film seperti ini (Gampang Cuang)," sambungnya.
Selain itu, ia menekankan bahwa meskipun mencari uang dengan cara mudah tampaknya menggiurkan, namun hasilnya seringkali tidak memuaskan. Sebaliknya, ia meyakini bahwa dengan usaha dan kesulitan yang dihadapi, ke depannya akan membawa kemudahan yang lebih besar.
"Dan jika kita mencari uang dengan gampang hasil nya susah. Tetapi, jika mencari uang dengan sulit insha Allah kedepan akan lebih mudah," ucapnya.
Di sisi lain, Rumah produksi Temata Studios dan Adhya Pictures menggandeng sutradara dan penulis asal Indonesia Rahabi Mandra untuk membuat Film Gampang Cuan.
Inspirasi film ini berangkat dari permasalahan sekitar mengenai keuangan. Rahabi menyebut, pasca pandemi covid-19, banyak dari masyarakat yang mencoba berbagai instrumen keuangan baru.
"Setelah pandemi, banyak yang di PHK dan sulit mencari uang sehingga, dengan pengalaman pribadi saya membuat film. Ini untuk menjadi pembelajaran bersama soal investasi dan mengeloala uang," jelas Rahabi.
Untuk informasi, film Gampang Cuan yang tayang pada 16 Januari 2023 ini, mengangkat permasalahan keuangan yang dekat dengan kisah masyarakat. Seperti utang, investasi saham, dan lain sebagainya yang dikemas dengan komedi sehingga lebih mudah dicerna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla









