Akurat

Kolaborasi OJK Dan Kwarnas Pramuka Galakkan Generasi Muda Menabung

Shandi Sanjaya | 21 Agustus 2023, 14:31 WIB
Kolaborasi OJK Dan Kwarnas Pramuka Galakkan Generasi Muda Menabung

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong budaya menabung khususnya pada generasi muda yang penting untuk meningkatkan inklusi keuangan dan perencanaan masa depan sekaligus bisa memperkuat pendanaan pembangunan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar mengatakan dalam mendorong budaya menabung, OJK mengeluarkan program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) dan Otoritas Jasa Keuangan juga bekerja sama dengan Kwarnas Pramuka untuk menyusun revisi Syarat Kecakapan Khusus (SKK) Penabung dan SKK Cakap Keuangan sebagai kelanjutan dari SKK Penabung.

“Kami melihat bahwa kegiatan Pramuka yang berlandaskan disiplin mencapai suatu target tertentu dan memiliki fungsi dan kewajiban sosial yang tinggi sangat tepat bagi kita untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan,” kata Mahendra dikutip Senin (21/8/2023).

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi menambahkan, sekitar 80% pelajar di Indonesia atau 52 juta pelajar sudah memiliki rekening dengan total tabungan sekitar Rp29 triliun.

Friderica menambahkan, sejak tahun lalu juga sudah ada tambahan 2,6 juta rekening dengan total angka tabungan Rp4 triliun.

“Semoga ini menjadi gerakan bersama, terutama Pramuka untuk menjadi duta literasi dan inklusi keuangan Indonesia untuk menyiapkan mereka menjadi pemimpin - pemimpin yang baik,” imbuh Friderica.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) , Purbaya Yudhi Sadewa mendukung upaya OJK untuk meningkatkan jumlah penabung yang penting bagi peningkatan inklusi keuangan dan menjaga stabilitas sektor keuangan nasional.

“Menurut saya, semakin banyak orang yang menabung, dana di LPS maka akan semakin banyak juga. Yang kedua, semakin orang melek tentang budaya berinvestasi maupun perbankan, maka semakin sedikit orang yang panik kalau ada gangguan di sektor keuangan,” ungkap Purbaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.