Kredit Kembali Dipacu, UMKM Dibidik Jadi Penopang Lonjakan Kredit 2026

AKURAT.CO Pemerintah menargetkan sektor UMKM menjadi penopang utama kenaikan pertumbuhan kredit menuju level mendekati dua digit pada Januari 2026. Hal ini menyusul penempatan dana pemerintah sebesar Rp76 triliun ke perbankan untuk mempercepat penyaluran kredit.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tambahan likuiditas tersebut akan mendorong perbankan lebih agresif menyalurkan pembiayaan, terutama ke sektor riil yang memiliki multiplier effect tinggi seperti UMKM, perdagangan, dan industri pengolahan.
“Likuiditas akan mulai terasa Desember ini, sebelum efek yang lebih kuat muncul pada awal tahun depan. Kredit harus bisa bergerak lebih cepat, terutama ke sektor riil,” ujar Purbaya usai konferensi pers APBN KiTa di Jakarta.
Baca Juga: RDG BI Libatkan Kemenkeu, Sinergi Kebijakan Diperkuat Hadapi Ketidakpastian
Ia menegaskan perlambatan kredit yang sempat terjadi dalam beberapa bulan terakhir bukan sinyal pelemahan fundamental, melainkan respons normal terhadap melambatnya pertumbuhan uang beredar.
Untuk memperkuat likuiditas, pemerintah sebelumnya telah menempatkan dana Rp200 triliun di bank-bank Himbara.
Penempatan terbaru per 10 November 2025 menambah Rp76 triliun lagi, masing-masing Rp25 triliun ke BRI, Mandiri, dan BNI serta Rp1 triliun ke Bank Jakarta.
Baca Juga: KPK Periksa Mantan Pejabat Kemenkeu Terkait Korupsi Proyek Jalan Mempawah Era Ria Norsan
Di tengah stabilnya pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) di level 11,5% pada Oktober 2025, pemerintah menilai dorongan tambahan diperlukan mengingat kredit masih tumbuh 7,36% yoy.
“Ekonomi mulai menunjukkan perbaikan di banyak sektor. Saat likuiditas masuk dan multiplier effect bekerja, kredit itu akan mengalir lebih cepat,” jelas Purbaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








