Akurat Logo

Laba MSIG Life Naik 69 Persen Jadi Rp181 Miliar, Premi Tumbuh hingga 27 Persen

Esha Tri Wahyuni | 28 Oktober 2026, 09:50 WIB
Laba MSIG Life Naik 69 Persen Jadi Rp181 Miliar, Premi Tumbuh hingga 27 Persen
Dalam Public Expose PT MSIG Life Insurance Indonesia mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I-2026, naik 69 persen dan juga Premi lanjutan tumbuh 27 persen saat industri terkoreksi sekitar 6 Persen. - AKURAT.CO/Esha Tri Wahyuni

AKURAT.CO PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) mencatat pertumbuhan premi lanjutan sebesar 27% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada semester I-2026.

Kinerja tersebut berbanding terbalik dengan industri asuransi yang mengalami koreksi sekitar 6% pada periode yang sama.

Pertumbuhan premi lanjutan menjadi salah satu indikator kinerja MSIG Life di tengah tantangan industri, termasuk tingginya inflasi medis dan volatilitas pasar keuangan.

Perusahaan juga mencatat pertumbuhan pendapatan premi bisnis baru yang disetahunkan atau annualized premium equivalent (APE) sebesar 7% YoY pada semester I-2026, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan industri sebesar 2%.

CEO sekaligus Presiden Direktur MSIG Life, Wianto Chen mengatakan, perusahaan mampu menjaga kinerja pada semester pertama 2026 setelah menjalankan rencana jangka menengah periode 2020-2025.

Baca Juga: Biaya Medis Naik, MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar, Tumbuh 69 Persen

“Rencana jangka menengah 2020 hingga 2025 menjadikan MSIG Life perusahaan yang semakin tangguh, bertumbuh, dan laba berkelanjutan, termasuk sepanjang semester pertama 2026 di tengah tingginya inflasi medis serta volatilitas pasar keuangan,” ujar Wianto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Dari sisi profitabilitas, MSIG Life membukukan laba bersih sebesar Rp181 miliar pada Januari-Juni 2026, meningkat 69% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perusahaan juga mencatat Contractual Service Margin (CSM) sebesar Rp913 miliar, naik 8%.

Sebagai informasi, CSM merupakan ukuran keuntungan masa depan dari kontrak asuransi yang masih berjalan dan diakui secara bertahap selama masa pertanggungan.

Indikator tersebut memberikan gambaran mengenai potensi kontribusi keuntungan dari portofolio kontrak asuransi perusahaan ke depan.

Selain pertumbuhan premi dan laba bersih, MSIG Life melaporkan perbaikan rasio klaim kesehatan dan meninggal dunia sebesar 8 poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Pilah Sampah hingga Jaga Keanekaragaman Hayati, MSIG Indonesia Ajak Siswa Sekolah Dasar Jadi Agen Perubahan

Perusahaan mengaitkan perbaikan tersebut dengan penguatan proses seleksi risiko atau underwriting, tata kelola klaim, serta manajemen risiko berbasis data.

Hasil investasi dari produk non-unit link juga tumbuh 8% secara tahunan. Menurut perusahaan, pertumbuhan tersebut didukung oleh diversifikasi investasi pada instrumen domestik dan global.

“Dengan fundamental yang kokoh, MSIG Life siap mempercepat pertumbuhan berkualitas serta penciptaan nilai jangka panjang bagi nasabah, mitra, dan pemegang saham menuju 2030,” kata Wianto.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.