Akurat Logo

Kementerian PU Targetkan Bendali Hulu Sungai Ampal Tuntas Desember 2026

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 28 Oktober 2026, 10:20 WIB
Kementerian PU Targetkan Bendali Hulu Sungai Ampal Tuntas Desember 2026
Bendali Hulu Sungai Ampal dibangun sebagai bagian dari skema pengendalian banjir Sungai Ampal secara terpadu yang mampu mereduksi banjir sebesar 15,70% atau sekitar 40 hektare pada wilayah hilir. - Dok. Kementerian PU

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat sistem pengendalian banjir di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur dengan membangun Bendali Hulu Sungai Ampal.

Infrastruktur ini dibangun sebagai bagian dari rencana induk sistem pengendalian banjir Kota Balikpapan yang dirancang untuk menahan dan mengatur debit air dari kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal sebelum mengalir ke wilayah hilir, sehingga dapat mengurangi risiko banjir serta melindungi permukiman dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan infrastruktur tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan konektivitas, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk mendukung pengendalian banjir dan penataan kawasan.

Baca Juga: Kementerian PU Kejar Penyelesaian Jalan Perbatasan Kalimantan Sepanjang 2.300 Km

"Kementerian PU berkomitmen terus mengawal pelaksanaan infrastruktur secara optimal dengan selalu memastikan kualitas, keberlanjutan, dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat,” kata Dody, Selasa (27/10/2026) malam.

Bendali Hulu Sungai Ampal dibangun sebagai bagian dari skema pengendalian banjir Sungai Ampal secara terpadu yang mampu mereduksi banjir sebesar 15,70% atau sekitar 40 hektare pada wilayah hilir.

Infrastruktur ini diharapkan dapat melengkapi fungsi infrastruktur pengendali banjir yang telah tersedia, sekaligus memperkuat sistem pengelolaan aliran air Sungai Ampal.

Selain bendali atau kolam retensi, dalam sistem pengelolaan banjir Sungai Ampal juga dibangun tanggul, sistem pompa, peningkatan kapasitas saluran, hingga penanganan di kawasan muara.

Baca Juga: Kementerian PU Siapkan Infrastruktur 2028, 409 Kawasan Jadi Prioritas

Sebelumnya, di kawasan Sungai Ampal juga telah terdapat Bendali Wonorejo, Bendali III, dan Bendali IV, serta sejumlah penanganan lainnya yang telah dikerjakan Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Samarinda untuk mendukung pengurangan risiko banjir Kota Balikpapan.

Pembangunan Bendali Hulu Sungai Ampal dikerjakan oleh kotraktor pelaksana PT Aura Sinar Baru dengan biaya APBN Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp46,56 miliar.

Pekerjaan dilaksanakan selama 270 hari kalender sejak kontrak 26 Maret dan ditargetkan selesai pada 21 Desember 2026. Saat ini hingga 27 Oktober 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 62%.

Seperti yang diketahui, Bendali Hulu Sungai Ampal dibangun di atas lahan seluas 9,8 hektare berlokasi di belakang Pasar Segar, Kota Balikpapan. Infrastruktur ini diharapkan juga dapat menampung aliran air saat musim hujan dari wilayah Balikpapan Utara dan Jalan MT Haryono, termasuk dari tiga saluran air, yakni Strat 3, Sumberejo, dan Depsos Bawah.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.