Akurat

Reku Edukasi Aset Digital di 10 Kota

Demi Ermansyah | 5 September 2024, 19:43 WIB
Reku Edukasi Aset Digital di 10 Kota

AKURAT.CO Dalam rangka meningkatkan literasi mengenai kripto dan blockchain, Reku platform Jual-Beli dan Investasi Kripto bersama Tether Operations Limited beberapa waktu lalu umumkan kolaborasi strategis. Dimana kolaborasi ini akan dilakukan melalui roadshow di 10 kota besar di Indonesia.

Roadshow tersebut akan dimulai pada bulan September 2024 hingga Maret 2025. Acara ini akan mencakup sejumlah kota seperti Bali, Medan, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Padang, Palembang, Pekanbaru, dan Balikpapan, dengan acara penutupan di Jakarta.

Usut punya usut, tujuan utama dari inisiatif kolaborasi tersebut yakni untuk mengadakan program edukasi dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang manfaat aset kripto dan teknologi peer-to-peer. Dengan begitu, masyarakat Indonesia memiliki pengetahuan untuk mengambil keputusan yang bijak dalam memilih aset digital.

Baca Juga: RI Bisa Jadi Pemain Kunci Kripto Asia Tenggara Asalkan. . .

Menurut CEO Tether, Paolo Ardoino menjelaskan bahwasanya kedua perusahaan memiliki visi yang sama yakni untuk memajukan literasi kripto kepada masyarakat sekaligus memastikan bahwa setiap orang dapat membuat keputusan keuangan yang tepat dalam lanskap digital yang berubah dengan cepat.

"Kami sangat antusias untuk berkolaborasi dengan Reku guna menggabungkan keahlian kami dan secara kolektif mempromosikan pengetahuan dan edukasi tentang aset kripto dan teknologi blockchain di seluruh Indonesia," ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (5/9/2024).

Lebih lanjut, Paolo menjelaskan bahwasanya saat ini Indonesia menduduki peringkat ketujuh dari 146 negara dalam hal adopsi kripto pada tahun 2023. Indonesia juga mengalami lonjakan signifikan dalam transaksi kripto, mencapai Rp211 triliun (USD13 miliar) pada bulan Mei.

Selain itu, jumlah investor kripto yang terdaftar di Indonesia juga mengalami peningkatan secara substansial, mencapai 20,16 juta orang pada bulan April tahun ini. Pertumbuhan ini menunjukkan semakin pentingnya posisi Indonesia sebagai pusat aktivitas kripto.

Senada dengan Paolo, Co-CEO Reku, Jesse Choi menegaskan bahwasanya Reku senang dan bangga dapat menjadi exchange di Indonesia yang meresmikan kemitraan dengan Tether.

“Reku bertujuan untuk menjangkau dan mengedukasi ribuan peserta melalui rangkaian literasi bersama Tether selama roadshow edukasi di sepuluh kota besar. Kami berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang mengenal aset kripto dan teknologi blockchain,” imbuh Jesse.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Inisiatif dengan Reku ini merupakan bagian dari strategi Tether yang lebih luas untuk mendorong adopsi aset kripto di pasar berkembang dan menunjukkan kekuatan transformatif keuangan digital.

Inti dari strategi ini adalah Tether EDU, departemen baru yang berfokus pada pendidikan kripto. Tether EDU berkomitmen untuk mengedukasi individu dan masyarakat tentang manfaat dan penggunaan praktis mata uang digital melalui lokakarya, kursus online, dan kolaborasi dengan organisasi lokal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.