Akurat

Apa Itu KPR FLPP? Syarat, Cara Daftar, dan Keuntungan Beli Rumah Subsidi

Kosim Rahman | 30 September 2025, 14:00 WIB
Apa Itu KPR FLPP? Syarat, Cara Daftar, dan Keuntungan Beli Rumah Subsidi

AKURAT.CO Apa itu KPR FLPP? KPR FLPP adalah singkatan dari Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan, yaitu program bantuan pembiayaan rumah dari pemerintah melalui Kementerian PUPR bersama BP Tapera.

Skema ini ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar bisa memiliki rumah layak dengan cicilan ringan.

Program ini menjadi salah satu solusi dalam mengatasi keterbatasan akses terhadap hunian karena harga rumah yang terus meningkat.

Dengan subsidi bunga dan dukungan pemerintah, masyarakat yang sebelumnya sulit membeli rumah dapat lebih mudah mewujudkan impian memiliki tempat tinggal sendiri.

Syarat KPR FLPP

Untuk bisa mengajukan KPR FLPP, ada beberapa syarat utama yang harus dipenuhi.

Pertama, pemohon harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), sudah berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah, serta berdomisili di Indonesia.

Baca Juga: BSI Percepat Penyaluran KPR FLPP untuk Dukung Program 3 Juta Rumah

Kedua, calon penerima tidak boleh sudah memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi rumah dari pemerintah.

Selain itu, syarat penting lainnya adalah batas penghasilan. Pemerintah menetapkan penghasilan maksimal bagi penerima KPR FLPP, umumnya berkisar antara Rp4 juta hingga Rp8 juta per bulan tergantung jenis rumah dan wilayah.

Pemohon juga diwajibkan memiliki pekerjaan atau usaha tetap minimal satu tahun, melengkapi dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, slip gaji, rekening koran, NPWP, serta melaporkan SPT pajak tahunan. Semua dokumen ini diperlukan untuk memastikan kelayakan pengajuan kredit.

Cara Daftar KPR FLPP

Cara daftar KPR FLPP cukup sederhana. Pertama, pastikan semua syarat terpenuhi dan dokumen sudah lengkap.

Selanjutnya, pilih rumah subsidi yang sesuai dengan kebutuhan dan tersedia melalui pengembang yang bekerja sama dengan program FLPP.

Baca Juga: Tips Agar Pengajuan KPR Anda Disetujui

Setelah itu, kunjungi bank pelaksana seperti BTN, BRI, atau Mandiri untuk mengajukan permohonan kredit.

Beberapa wilayah juga mengharuskan pendaftaran melalui aplikasi SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan) milik Kementerian PUPR.

Melalui aplikasi ini, calon debitur bisa memeriksa ketersediaan rumah subsidi dan status pengajuan.

Bank kemudian akan melakukan verifikasi data, pemeriksaan riwayat kredit (BI Checking/SLIK), hingga analisis kemampuan membayar.

Jika pengajuan disetujui, tahap selanjutnya adalah akad kredit antara debitur dan bank. Setelah akad, dana akan dicairkan ke pengembang, dan pemohon resmi menjadi pemilik rumah dengan kewajiban membayar cicilan sesuai perjanjian.

Keuntungan KPR FLPP

Ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh dari KPR FLPP. Pertama, bunga kredit sangat rendah dan bersifat tetap, biasanya hanya sekitar 5 persen per tahun sepanjang masa cicilan.

Kedua, uang muka yang dibebankan sangat ringan, bahkan hanya mulai dari 1 persen dari harga rumah.

Baca Juga: Tips Jitu Pakai KPR untuk Investasi Properti Agar Untung Maksimal

Selain itu, jangka waktu cicilan bisa panjang hingga 20 tahun, sehingga beban pembayaran per bulan lebih terjangkau.

Pemerintah juga memberikan pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk rumah subsidi, serta subsidi premi asuransi kebakaran dan asuransi jiwa.

Dengan berbagai keuntungan tersebut, KPR FLPP sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar bisa memiliki rumah layak tanpa harus terbebani cicilan tinggi.

Itulah pengertian KPR FLPP, program rumah subsidi dari pemerintah dengan syarat mudah, cara daftar sederhana, dan keuntungan cicilan ringan yang bisa membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki hunian layak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.