Akurat

Akad Massal 26.000 Rumah Pecahkan Rekor, BSI Perkuat Akses Hunian MBR

Demi Ermansyah | 29 September 2025, 22:05 WIB
Akad Massal 26.000 Rumah Pecahkan Rekor, BSI Perkuat Akses Hunian MBR

AKURAT.CO Pemerintah meresmikan akad massal rumah subsidi terbesar dalam sejarah dengan melibatkan 26.000 unit rumah secara serentak.

Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto guna memenuhi kebutuhan hunian layak masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Perbankan syariah nasional, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), turut memainkan peran strategis dalam inisiatif ini melalui percepatan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Baca Juga: BSI Pastikan Dana Pemerintah Tersalurkan ke Program Pro-Rakyat

Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses MBR terhadap rumah layak huni dengan pembiayaan yang terjangkau.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo menyatakan, kepercayaan pemerintah kepada BSI sebagai mitra penyalur KPR subsidi menjadi amanah besar.

“Kami akan terus mempercepat penyaluran pembiayaan perumahan demi mendukung target Program 3 Juta Rumah,” ujarnya, Senin (29/9/2025).

Hingga 24 September 2025, BSI telah menyalurkan pembiayaan KPR FLPP untuk 64.073 unit rumah dengan total nilai Rp8,34 triliun sejak 2012. Tahun 2024 menjadi capaian penting dengan penyerapan 100% kuota, yakni 1.694 unit senilai Rp273,30 miliar.

Kinerja tersebut mendorong peningkatan kuota BSI pada 2025 dari 1.819 unit menjadi 5.000 unit. Hingga akhir September, realisasi penyaluran telah mencapai 2.919 unit atau 172,6%, dan ditargetkan menembus 3.000 unit pada akhir bulan ini.

Baca Juga: BSI Siap Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah

Anggoro optimistis sinergi pemerintah, perbankan, dan pengembang akan mempercepat pemenuhan kebutuhan perumahan rakyat. “Kami yakin langkah kolaboratif ini dapat memperluas kepemilikan rumah layak bagi masyarakat,” ujarnya.

Peresmian akad massal rumah subsidi berskala besar ini sekaligus menandai komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan sektor perumahan rakyat. Dengan dukungan lembaga keuangan seperti BSI, target penyediaan rumah layak dan terjangkau bagi masyarakat diproyeksikan tercapai lebih cepat dari rencana.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.