Akurat

PT Djarum Renovasi 25 Rumah Warga di Purbalingga dan Banjarnegara, Perkuat Hunian Layak

Ratu Tiara | 26 November 2025, 13:04 WIB
PT Djarum Renovasi 25 Rumah Warga di Purbalingga dan Banjarnegara, Perkuat Hunian Layak

AKURAT.CO, PT Djarum kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH).

Untuk pertama kalinya, program ini hadir di Kabupaten Purbalingga dengan merenovasi dan membangun ulang 10 rumah, serta 15 rumah tidak layak huni di Kabupaten Banjarnegara.

Total anggaran yang digelontorkan untuk dua wilayah tersebut mencapai lebih dari Rp1,5 miliar sebagai dukungan terhadap program pemerintah menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga: Kucurkan Rp4 Miliar, PT Djarum Renovasi 80 Rumah di Kabupaten Kudus

Pada tahap ini, PT Djarum menyediakan bantuan sekitar Rp60 juta untuk rumah tipe dua kamar dan Rp70 juta untuk tipe tiga kamar.

Di Purbalingga, renovasi menyasar empat rumah di Desa Cipawon, Kecamatan Bukateja, dan enam rumah di Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja.

Sementara itu, di Banjarnegara bantuan diberikan kepada delapan rumah di Desa Jalatunda, Kecamatan Mandiraja, serta tujuh rumah di Desa Kaliajir, Kecamatan Purwanegara.

Sartiyah, warga Desa Tlahab Lor, mengungkapkan rasa bahagianya setelah rumahnya diperbaiki secara menyeluruh.

Hunian yang sebelumnya berlantai tanah, berdinding kayu, dan kerap bocor saat hujan kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang layak dan aman.

“Dulu kalau hujan, rumah bocor dan tidak bisa tidur. Anak saya sering malu karena rumah kami jelek. Sekarang sudah bagus, tidak bocor lagi. Terima kasih PT Djarum,” ujarnya haru.

Perasaan serupa disampaikan Evi Lestari dari Desa Jalatunda, Banjarnegara. Rumahnya yang hampir roboh dan tanpa kamar mandi kini telah disulap menjadi hunian yang jauh lebih layak.

“Alhamdulillah, rumah saya sekarang sudah berkeramik dan ada kamar mandi. Dulu harus numpang ke rumah tetangga untuk mandi,” katanya.

Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menyambut baik program RSLH yang dinilai mampu membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah tahun ini kami mendapat bantuan 10 rumah beserta sarana air bersih. Terima kasih kepada PT Djarum dan PT Pralon. Semoga program ini terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas,” ujarnya saat seremoni peresmian di Pendopo Bupati.

Baca Juga: Menteri PKP: Pembangunan dan Renovasi Rumah Warga Enggak Pakai Uang Negara

Acara tersebut turut dihadiri perwakilan PT Djarum, PT Pralon, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, Forkopimda, serta perangkat daerah terkait.

General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, menjelaskan bahwa program RSLH telah berjalan sejak 2022 dan akan terus diperluas di berbagai kabupaten di Jawa Tengah.

Hunian yang dibangun mengutamakan tiga aspek utama: aman, nyaman, dan sehat.

“Kami ingin penerima manfaat bisa hidup di rumah yang lebih layak tanpa terbebani biaya tambahan. Pembangunan dilakukan dengan sistem total intervensi agar masyarakat dapat langsung menempati rumah tersebut,” ungkapnya.

Selain renovasi rumah, PT Djarum bersama PT Pralon juga membangun bak penampungan dan jaringan pipa HDPE sepanjang 2,8 km dari sumber air Banyu Bacin menuju Dukuh Pete, Desa Tlahab Lor. Infrastruktur ini memberikan akses air bersih bagi 43 rumah atau 177 jiwa yang sebelumnya mengalami krisis air.

Sepanjang tahun 2025, PT Djarum menargetkan renovasi 350 rumah di Kudus dan sejumlah kabupaten lainnya di Jawa Tengah.

Jika dihitung sejak 2022, total hunian yang telah dan akan direnovasi hingga akhir tahun 2025 mencapai 620 rumah yang tersebar di sembilan kabupaten.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R