Akurat

IKN Tetap Berjalan, Hekal: Meski Pelan Tapi Pasti!

Hefriday | 22 Agustus 2025, 15:55 WIB
IKN Tetap Berjalan, Hekal: Meski Pelan Tapi Pasti!

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Mohamad Hekal, memastikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap berlanjut meskipun bukan menjadi fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, arah kebijakan pembangunan ke depan akan lebih menekankan pada delapan program prioritas yang sudah ditetapkan Presiden.

“Berjalan, (pembangunan IKN) tetap berjalan. Cuma mungkin tidak dengan kecepatan yang dulu digembar-gemborkan,” ujar Hekal dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (22/8/2025).

Baca Juga: Komisi XI DPR: Keberhasilan Ekonomi Bukan Soal Angka, Tapi Perubahan Nyata di Dompet Rakyat

Delapan program prioritas yang dimaksud mencakup ketahanan pangan, ketahanan energi, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan yang lebih baik, penguatan ekonomi rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih, pertahanan semesta, serta percepatan investasi dan perdagangan global.

Hekal menegaskan bahwa meskipun IKN tidak termasuk ke dalam prioritas utama, proyek strategis tersebut tetap memperoleh dukungan pendanaan dari negara. Menurutnya, pemerintah saat ini lebih memilih untuk memusatkan perhatian pada program-program yang langsung bersentuhan dengan kesejahteraan masyarakat luas.

“Yang (program) lain-lain bukan dimatikan, tapi tetap didanai. Cuma kita lagi prioritaskan kepada yang delapan (program prioritas) itu dulu,” jelasnya.

Komitmen pemerintah terhadap kelanjutan pembangunan IKN juga tercermin dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2026. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa alokasi anggaran untuk proyek tersebut mencapai Rp6,3 triliun.

“Rp6,3 triliun untuk IKN. Kalau tidak salah ya. Nanti kalau salah saya koreksi lagi,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 di Jakarta, Sabtu (16/8/2025).

Baca Juga: Apresiasi Danantara, Wakil Ketua Komisi XI: Gaet Investasi Miliaran Dolar Dalam Waktu Singkat

Berdasarkan Buku II Nota Keuangan RAPBN 2026, rincian anggaran pembangunan IKN sebesar Rp6,26 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp5,71 triliun dialokasikan untuk Program Pengembangan Kawasan Strategis, sementara Rp553 miliar digunakan untuk Program Dukungan Manajemen.

Meski jumlah tersebut lebih kecil dibandingkan periode sebelumnya, alokasi ini menandakan bahwa pemerintah tetap menjaga kesinambungan pembangunan IKN. Hanya saja, prosesnya kemungkinan akan berlangsung lebih bertahap dan tidak seagresif target awal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Andi Syafriadi