Akurat

Menko AHY Targetkan Sejumlah Proyek Infrastruktur Rampung di 100 Hari Pertama

Hefriday | 23 Oktober 2024, 17:46 WIB
Menko AHY Targetkan Sejumlah Proyek Infrastruktur Rampung di 100 Hari Pertama

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan sejumlah proyek infrastruktur pada 100 hari kerja pertama. AHY menegaskan, proyek-proyek tersebut sudah mendekati tahap akhir dan akan segera diresmikan dalam waktu dekat.

"Terkait 100 hari kerja, ada beberapa proyek yang progresnya sudah mencapai 80 hingga 90 persen. Kita hanya perlu mengawal sedikit lagi untuk memastikan penyelesaiannya. Sejumlah proyek ini, seperti waduk, jalan, dan irigasi, akan diresmikan sebelum akhir Desember 2024 dan diharapkan manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat," ujar AHY di Jakarta, Rabu (23/10/2024).

AHY menjelaskan, proyek-proyek infrastruktur tersebut bukan hanya akan diresmikan secara formal, tetapi juga difokuskan pada dampak nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Semangat keberlanjutan menjadi kunci dalam setiap langkah pembangunan yang dilakukan.

Baca Juga: Pimpin Kementerian Baru, AHY Janji Bakal Minimalisir Ketimpangan Daerah

Selain proyek jangka pendek yang akan diselesaikan pada 100 hari pertama, AHY juga menekankan pentingnya perencanaan untuk jangka menengah dan panjang. Menurutnya, proyek-proyek infrastruktur pada tahun 2025 dan seterusnya telah disusun dengan cermat, termasuk pembangunan pasar, stadion, fasilitas pendidikan, dan sistem air minum.

"Nantinya, kita akan sampaikan kepada publik apa saja yang sudah dan akan dicapai. Tentu semuanya sejalan dengan visi Bapak Presiden Prabowo Subianto, yang melanjutkan fondasi pembangunan dari Presiden Jokowi, namun dengan terobosan-terobosan baru," jelas AHY.

Selain pembangunan infrastruktur fisik, AHY juga menyoroti pentingnya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia menggarisbawahi bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada proyek-proyek besar, tetapi juga pada bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

"Kita tidak hanya berbicara tentang infrastruktur besar, tapi juga tentang bagaimana memastikan masyarakat hidup lebih nyaman, lebih berkualitas, dan memiliki kesempatan kerja serta ekonomi yang lebih baik," ujarnya.

Menteri AHY juga menekankan pentingnya mencegah kesenjangan ekonomi antarwilayah, terutama antara Pulau Jawa dan daerah-daerah di luar Jawa. Pemerintah akan berupaya untuk memastikan pembangunan yang merata di seluruh Indonesia.

Sebagai informasi, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan merupakan kementerian baru yang dibentuk dalam Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto untuk periode 2024-2029.

Kementerian ini bertanggung jawab atas lima kementerian teknis, yaitu Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Transmigrasi, serta Kementerian Perhubungan.

Dengan pembentukan kementerian baru ini, diharapkan pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih efektif dan terkoordinasi dengan baik, guna mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa