Akurat

SpaceX Akuisisi xAI, Elon Musk Siapkan Pusat Data AI di Luar Angkasa

Yusuf Tirtayasa | 5 Februari 2026, 17:05 WIB
SpaceX Akuisisi xAI, Elon Musk Siapkan Pusat Data AI di Luar Angkasa

AKURAT.CO SpaceX resmi mengakuisisi perusahaan kecerdasan buatan xAI yang juga dimiliki Elon Musk. Kebijakan ini memperkuat integrasi teknologi luar angkasa dan AI dalam satu ekosistem bisnis.

Penggabungan tersebut menciptakan entitas baru dengan valuasi sekitar US$1,25 triliun (sekitar Rp20.962 triliun). Nilai itu menjadikan perusahaan hasil merger sebagai salah satu perusahaan swasta paling bernilai di dunia.

Musk menyebut tujuan utama akuisisi adalah pengembangan pusat data berbasis luar angkasa. Konsep ini diyakini mampu mendukung pertumbuhan teknologi AI yang semakin pesat.

"Permintaan listrik global untuk AI tidak dapat dipenuhi dengan solusi terestrial, bahkan dalam waktu dekat, tanpa memaksakan kesulitan pada masyarakat dan lingkungan," tulis Elon Musk dalam unggahannya di platform X, dikutip Rabu (4/2/2026).

Solusi berbasis ruang angkasa dianggap sebagai alternatif jangka panjang yang lebih efisien dan berkelanjutan. Pendekatan ini juga diharapkan dapat mengurangi tekanan terhadap lingkungan dan masyarakat.

Meski demikian, rencana SpaceX untuk melantai di bursa masih belum jelas. Belum diketahui apakah merger ini akan mempengaruhi jadwal IPO yang sebelumnya dikabarkan sedang dipersiapkan.

Penggabungan SpaceX dan xAI menyatukan dua perusahaan dengan tantangan finansial yang berbeda. xAI membutuhkan pendanaan besar, sementara SpaceX masih mengandalkan layanan Starlink sebagai sumber utama pendapatan.

Musk mengungkapkan bahwa proyek pusat data luar angkasa membutuhkan jaringan satelit dalam jumlah besar. Hal ini membuka peluang pendapatan baru bagi SpaceX dalam jangka panjang.

Di sisi lain, SpaceX terus mengembangkan roket Starship untuk misi ke Bulan dan Mars. xAI juga bersaing ketat dengan perusahaan AI global seperti Google dan OpenAI.

Akuisisi ini menegaskan strategi Musk dalam mengintegrasikan bisnis AI, teknologi luar angkasa dan inovasi masa depan. Kolaborasi tersebut diperkirakan akan mempercepat perkembangan teknologi AI skala global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.