Akurat

Midea Luncurkan AC Celest Inverter Buatan Lokal dengan Teknologi AI Ecomaster

Arief Rachman | 27 November 2025, 20:07 WIB
Midea Luncurkan AC Celest Inverter Buatan Lokal dengan Teknologi AI Ecomaster

AKURAT.CO Midea Electronics Indonesia resmi meluncurkan Midea AC Celest Inverter, produk pendingin udara pintar yang diproduksi di pabrik Midea di Jababeka, Cikarang, Jawa Barat.

AC terbaru ini dibekali teknologi kecerdasan buatan AI Ecomaster, yang dirancang untuk menghadirkan efisiensi energi lebih tinggi, pendinginan lebih cepat, serta kemudahan perawatan.

Product Management Head of Midea Electronics Indonesia, Hendry Wijaya, mengatakan, Celest menjadi tonggak baru inovasi Midea dalam menghadirkan produk yang relevan bagi konsumen Indonesia.

Ia menegaskan bahwa teknologi AI pada Celest fokus pada manfaat nyata bagi pengguna.

“Midea ingin memastikan setiap inovasi benar-benar memberikan manfaat yang terasa. Melalui Celest, kami menghadirkan teknologi AI yang bukan hanya pintar, tetapi juga praktis dan hemat energi, sehingga konsumen dapat menikmati kenyamanan maksimal dengan biaya operasional lebih rendah,” ujar Hendry saat peluncuran di Jakarta, Kamis (27/11/2025).

Midea AC Celest Inverter tersedia dalam kapasitas 0,5 PK hingga 2,5 PK, memungkinkan konsumen menyesuaikan dengan kebutuhan ruangan.

Dengan konsumsi daya yang efisien, biaya operasional harian diperkirakan hanya sekitar seribuan rupiah. Hal ini menjadikan Celest salah satu AC inverter paling hemat energi di kelasnya.

Meski dibekali teknologi AI mutakhir, Celest tetap hadir dengan harga lebih terjangkau dibanding kompetitor sekelas.

Baca Juga: Banjir dan Longsor di Sri Lanka Tewaskan 31 Orang, 14 Masih Hilang

Desain modern dengan finishing doff turut memperkuat tampilannya, sekaligus mendukung posisi Midea sebagai World’s No.1 Inverter Brand berdasarkan Euromonitor International (2022–2024).

Empat Fitur Unggulan Midea AC Celest Inverter

Performa Celest diperkuat oleh empat fitur utama yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia:

1. AI Ecomaster

Teknologi presisi suhu hingga 0,3°C yang mampu menyeimbangkan kenyamanan dan penghematan energi. Efisiensi listrik meningkat hingga 30% dibanding mode standar.

2. CoolFlash

Pendinginan super cepat, bahkan saat suhu luar mencapai 55°C, sehingga ruangan lebih cepat sejuk.

3. PrimeGuard

Perlindungan menyeluruh untuk daya tahan jangka panjang, terdiri dari tabung tembaga TU1 tahan korosi, lapisan pelindung 12,5 kali lebih kuat dibanding Blue Coated Fins, serta PCB yang stabil pada rentang tegangan lebih luas.

4. I-Clean

Fitur pembersihan mandiri dengan proses dedusting otomatis dan pembekuan evaporator hingga -10°C untuk mengangkat debu, membuat perawatan harian lebih mudah.

Product Manager Residential Air Conditioner Midea Electronics Indonesia, Windi Ario Wicaksono, menyebut Celest sebagai “paket lengkap” bagi konsumen yang mencari performa tinggi, daya tahan, perawatan mudah, dan desain modern.

“Fitur AI Ecomaster, CoolFlash, PrimeGuard, dan I-Clean menjadi nilai tambah yang menjadikan Midea AC Celest sebagai pilihan ideal bagi pengguna yang menginginkan AC cerdas dan tahan lama dengan harga yang tetap terjangkau,” ujarnya.

Peluncuran Celest semakin menegaskan komitmen Midea menghadirkan perangkat rumah tangga berteknologi tinggi, sekaligus memperkuat industri manufaktur nasional melalui produksi lokal.

Sementara itu, President Director Midea Factory Indonesia, Mark, menegaskan, teknologi AI yang disematkan pada AC Midea Celest Inverter dirancang untuk memberi manfaat langsung kepada konsumen, terutama dalam efisiensi energi dan kenyamanan penggunaan.

Mark menjelaskan, penggunaan AI bukan sekadar fitur tambahan, tetapi peningkatan langsung pada efisiensi listrik.

Baca Juga: Transaksi Kripto Tembus Rp409 Triliun, Upbit Indonesia Dorong Ekosistem Digital yang Aman dan Bertanggung Jawab

Inverter standar mampu menghemat energi sekitar 40 persen, sementara teknologi AI Ecomaster menambah penghematan hingga sekitar 30 persen dari angka tersebut.

“Totalnya jadi sekitar 50–52 persen. Bukan dijumlahkan, tetapi dihitung dari efisiensi yang sudah ada. Jadi seperti diskon bertingkat,” jelasnya.

Mark juga menegaskan bahwa AI pada AC Celest tidak mengumpulkan atau mengolah data pribadi pengguna.

AI bekerja berdasarkan usage pattern global dari berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk menentukan pola pendinginan yang efisien.

“Yang dipelajari itu kebiasaan penggunaan AC, bukan data pribadi konsumen. Kami olah data tersebut dan tanamkan ke chip untuk membuat pengaturan suhu lebih presisi,” kata Mark.

Dari sisi bisnis, Midea Indonesia menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 18 persen pada 2026. Angka ini diputuskan setelah pertemuan internal dengan kantor pusat Midea di China.

“Tahun ini pertumbuhan kami sudah lebih dari 130 persen dibanding 2024. Untuk tahun depan, target kami 18 persen,” ujar Mark.

Ia mengatakan, Midea akan memperkuat kampanye pemasaran, menawarkan program perawatan resmi, serta menyiapkan materi promosi komprehensif untuk mendukung pencapaian target tersebut.

“Produk baru ini baru kami luncurkan, jadi kampanye dan layanan pendukung akan kami lengkapi, termasuk layanan instalasi dan perawatan yang lebih komprehensif,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.