Akurat

Perusahaan Teknologi China Buktikan Bisa Berkembang Tanpa Chip Nvidia

Petrus C. Vianney | 30 September 2025, 17:06 WIB
Perusahaan Teknologi China Buktikan Bisa Berkembang Tanpa Chip Nvidia

AKURAT.CO Perusahaan teknologi di China mulai membuktikan bahwa bisa berinovasi tanpa bergantung pada chip Nvidia. iFlytek, salah satu perusahaan AI asal Hefei, kini bekerja sama dengan Huawei untuk mengembangkan solusi berbasis kecerdasan buatan.

iFlytek sebelumnya terkena sanksi dari Amerika Serikat yang melarang penggunaan komponen penting, termasuk chip Nvidia. Namun, perusahaan ini tetap mampu melatih model bahasa besar dengan mengandalkan chip Ascend buatan Huawei.

Menurut Chen Cheng, manajer umum perangkat lunak terjemahan AI iFlytek, kemitraan dengan Huawei menjadi kunci dalam mengatasi hambatan tersebut. Ia menegaskan bahwa GPU Ascend kini bisa dioptimalkan untuk kebutuhan model bahasa besar.

Dikutip dari Bloomberg, Jumat (26/9/2025), Huawei sendiri mendorong pengembangan teknologi chip lokal dengan menghadirkan sistem SuperPod. Sistem ini mampu menghubungkan hingga ribuan prosesor Ascend agar bekerja sebagai satu kesatuan superkomputer AI.

Upaya tersebut membantu Huawei meningkatkan kinerja chip lokal meski masih tertinggal dari Nvidia dalam hal daya komputasi. Strategi ini juga mendukung upaya pemerintah Tiongkok dalam mengurangi ketergantungan pada pemasok asing.

Selain iFlytek, Alibaba juga menunjukkan ambisi besar dengan menambah investasi lebih dari 50 miliar dolar AS untuk riset AI. Keputusan itu membuat saham perusahaan melonjak dan menunjukkan kepercayaan pasar terhadap prospek AI di China.

Dukungan penuh pemerintah Tiongkok menjadikan chip Huawei tetap digunakan secara luas, meski belum sekuat produk dari Nvidia. Hal ini menandakan adanya perubahan besar dalam arah pengembangan teknologi AI di negeri tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.