Akurat

Tiongkok Perkuat Perdamaian Global Lewat Inovasi Teknologi Militer

Petrus C. Vianney | 4 September 2025, 14:03 WIB
Tiongkok Perkuat Perdamaian Global Lewat Inovasi Teknologi Militer

AKURAT.CO Perkembangan teknologi militer kini menjadi sorotan dunia seiring meningkatnya ketegangan global. Konflik di Ukraina dan Israel-Palestina menunjukkan bagaimana inovasi mampu mengubah strategi peperangan modern.

Kemunculan teknologi seperti drone, sistem komando berbasis AI, hingga senjata hipersonik mempercepat transformasi medan perang. Pergeseran menuju pertempuran tak berawak dan cerdas menjadi tren yang tidak bisa dihindari.

Sejarah mencatat, Inggris memimpin Revolusi Industri Pertama, sementara Amerika Serikat menguasai revolusi teknologi berikutnya. Kini, Revolusi Industri Keempat yang berfokus pada otomatisasi dan kecerdasan buatan menjadi kunci persaingan global.

Negara-negara besar tengah bersaing ketat mengembangkan teknologi militer mutakhir. Langkah yang diambil antara lain merilis dokumen strategis, membentuk lembaga khusus, hingga menguji berbagai sistem persenjataan modern.

Baca Juga: Presiden Prabowo Dapat Tempat Terhormat Selama Kunjungan ke Tiongkok

Sistem tempur tak berawak kini berperan penting dalam operasi militer. Amerika Serikat, Rusia, hingga Prancis mengembangkan drone, robot bawah laut, dan kendaraan tanpa awak untuk memperkuat kekuatan pertahanan mereka.

Selain itu, kecerdasan buatan semakin cepat terintegrasi dalam dunia militer. Jepang, Australia, hingga China memanfaatkan AI untuk pengintaian, pemeliharaan kapal dan strategi tempur masa depan.

Senjata hipersonik juga menjadi fokus utama dalam perlombaan senjata global. Rusia, Amerika Serikat dan China sama-sama mengembangkan rudal generasi baru yang mampu menembus sistem pertahanan konvensional.

Komunikasi kuantum tak kalah penting dalam persaingan teknologi militer. China, AS, Inggris dan Australia berlomba menciptakan sistem navigasi presisi tinggi yang tetap berfungsi meski sinyal GPS terganggu.

Dikutip dari Guangdong news, Rabu (3/9/2025), pertahanan dunia maya juga menjadi medan baru dalam persaingan global. Sistem siber canggih kini digunakan untuk memperkuat keamanan digital sekaligus menciptakan pencegahan strategis.

China sendiri terus memperkuat militernya melalui investasi besar di berbagai bidang. Dengan terobosan teknologi siluman, senjata hipersonik, AI, hingga sistem tak berawak, negara itu menegaskan komitmennya menjaga stabilitas regional dan perdamaian dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.