Teleskop Terkuat di Dunia Bisa Mengintip Hampir ke Awal Mula Alam Semesta

AKURAT.CO Teleskop modern telah berkembang pesat sejak pertama kali ditemukan pada 1608 dan mengubah cara kita memandang alam semesta. Saat ini, teleskop terkuat yang aktif adalah James Webb Space Telescope (JWST).
Diluncurkan pada Desember 2021, JWST dirancang khusus untuk mendeteksi cahaya inframerah. Jenis cahaya ini tidak terlihat oleh mata manusia, tetapi sangat penting untuk mengamati objek jauh di luar angkasa.
JWST memiliki cermin utama berukuran 6,5 meter yang jauh lebih besar dari Teleskop Hubble. Ukuran ini membuat penangkapan cahaya dapat lebih banyak sehingga dapat melihat objek yang lebih redup dan jauh.
Posisinya ditempatkan di titik Lagrange sekitar 1,5 juta kilometer dari Bumi. Lokasi ini memberikan kestabilan orbit dan minim gangguan atmosfer, sebagaimana dikutip dari Live Science, Selasa (5/8/2025).
Dengan teknologi tersebut, JWST mampu mengintip lebih dalam ke masa lalu kosmik dibandingkan pendahulunya. Para ilmuwan menyatakan teleskop ini bisa melihat hingga 98 persen perjalanan kembali menuju Big Bang.
Teleskop ini mengandalkan fenomena pergeseran merah atau redshift untuk mengukur jarak objek sangat jauh. Cahaya dari objek jauh bergerak ke gelombang lebih panjang saat alam semesta mengembang.
Salah satu objek terjauh yang berhasil diamati JWST adalah galaksi JADES-GS-z14-0. Galaksi ini diperkirakan berasal dari 290 juta tahun setelah terbentuknya alam semesta.
Ada kandidat galaksi lain bernama MoM-z14 dengan usia sekitar 280 juta tahun setelah Big Bang. Perhitungan ini bahkan melampaui temuan sebelumnya dari Hubble.
Keberhasilan JWST mengintip kedalaman alam semesta membuka kemungkinan bahwa galaksi awal terbentuk lebih cepat dari dugaan. Beberapa temuan bahkan menantang model alam semesta yang ada saat ini.
Meski JWST menjadi teleskop terkuat saat ini, kompetisi akan terus berkembang. Tiongkok tengah membangun teleskop luar angkasa baru yang digadang mampu menangkap spektrum cahaya lebih luas untuk menggali lebih banyak misteri kosmos.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









