AS dan Cina Sepakat Cabut Pembatasan Ekspor Teknologi, Perdagangan Mulai Longgar

AKURAT.CO Amerika Serikat dan Cina resmi mencabut sejumlah pembatasan perdagangan yang selama ini menghambat produksi teknologi. Ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan yang dicapai kedua negara pada Mei lalu.
Dalam kesepakatan terbaru, Cina akan kembali mengekspor mineral tanah jarang dan magnet ke AS. Kedua komponen ini sangat penting dalam produksi teknologi sipil dan militer.
Sebagai gantinya, AS mencabut larangan ekspor terhadap sejumlah barang strategis. Beberapa di antaranya termasuk perangkat lunak desain chip, etana dan mesin jet.
Kementerian Perdagangan Cina menyebutkan bahwa negaranya sedang memproses izin ekspor sesuai hukum yang berlaku. Sementara itu, AS juga telah memberitahukan Cina mengenai pencabutan sejumlah sanksi dagang.
"Pihak Cina sedang memeriksa dan menyetujui aplikasi untuk lisensi ekspor untuk barang-barang terkontrol yang memenuhi syarat sesuai dengan hukum," ujarnya, dikutip dari Mashable, Selasa (8/7/2025).
Presiden AS Donald Trump pun menyetujui untuk tidak mencabut visa pelajar dari Tiongkok dan menetapkan tarif maksimum 55 persen atas produk asal Cina.
Di sisi lain, tarif balasan dari Cina terhadap barang AS ditetapkan sebesar 10 persen.
Kesepakatan ini diharapkan dapat meredakan ketegangan perdagangan antara AS dan Cina. Selain itu, upaya ini juga membuka kembali kerja sama di sektor teknologi kedua negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









