Akurat

Trump Dikecam Usai Unggah Gambar AI Dirinya Sebagai Paus

Petrus C. Vianney | 8 Mei 2025, 18:50 WIB
Trump Dikecam Usai Unggah Gambar AI Dirinya Sebagai Paus

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikritik umat Katolik setelah memposting gambar AI dirinya sebagai Paus. Unggahan itu muncul di akun resmi Gedung Putih saat umat Katolik berduka atas wafatnya Paus Fransiskus.

Konferensi Katolik Negara Bagian New York mengecam unggahan itu dan menilai Trump melecehkan iman Katolik. Gambar tersebut menampilkan Trump mengenakan jubah paus, mitra runcing, salib besar dan berpose dengan ekspresi serius serta tangan terangkat.

"Tidak ada yang pintar atau lucu tentang gambar ini, Tuan Presiden," tulis organisasi itu melalui platform X, dikutip Kamis (8/5/2025).

"Kami baru saja menguburkan Paus Fransiskus tercinta kami dan para kardinal akan memasuki konklaf khusyuk untuk memilih penerus baru Santo Petrus. Jangan mengejek kami," tambahnya.

Mantan Perdana Menteri Italia, Matteo Renzi, juga melontarkan kritik serupa. Ia menyebut gambar itu menyinggung umat beriman dan mencoreng institusi kepausan.

"Ini adalah gambar yang menyinggung orang percaya, menghina institusi dan menunjukkan bahwa pemimpin dunia sayap kanan menikmati badut," tulis Renzi di X.

Namun, Gedung Putih membantah Trump bermaksud mengejek. Sekretaris pers Karoline Leavitt menegaskan bahwa Trump telah terbang ke Italia untuk memberi penghormatan kepada Paus Fransiskus dan tetap menjadi pembela kebebasan beragama.

"Presiden Trump terbang ke Italia untuk memberi penghormatan kepada Paus Fransiskus dan menghadiri pemakamannya, dan dia telah menjadi juara setia umat Katolik dan kebebasan beragama," ujarnya.

Uskup Agung New York, Timothy Dolan, turut menyayangkan unggahan tersebut. Usai menghadiri misa di Roma, ia menyebut gambar itu 'tidak pantas'.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.