Akurat

Zoho Dorong Transformasi Digital di Indonesia dengan AI dan Pelatihan Teknologi

Oktaviani | 18 Februari 2025, 14:40 WIB
Zoho Dorong Transformasi Digital di Indonesia dengan AI dan Pelatihan Teknologi

AKURAT.CO Zoho Corporation, perusahaan teknologi global yang berbasis di India, semakin memperkuat kehadirannya di Indonesia dengan beragam solusi berbasis AI dan inisiatif pelatihan digital.

Dalam setahun terakhir, Zoho telah berinvestasi besar dalam pengembangan perangkat lunak bisnis dan pelatihan sumber daya manusia guna mempercepat adopsi teknologi digital di Tanah Air.

VP & GM Zoho APAC, Gibu Mathew, mengatakan, Indonesia adalah pasar strategis dengan potensi pertumbuhan yang luar biasa di sektor Software as a Service (SaaS).

“Kami melihat lonjakan adopsi solusi digital di Indonesia, terutama di kalangan UMKM dan startup. Dengan memanfaatkan teknologi AI yang kami kembangkan secara independen, Zoho ingin membantu bisnis lokal meningkatkan produktivitas dan daya saing mereka di era digital,” ujar Gibu di Jakarta, Selasa (18/2/2025).

Sebagai bagian dari misinya dalam mendorong transformasi digital, Zoho telah meluncurkan berbagai program pelatihan dan kemitraan strategis di Indonesia.

Baca Juga: Profil Seo Kang Joon: Perjalanan Karier dan Peran Terbarunya di Undercover High School

1. Pelatihan Low-Code/No-Code di ITS, Surabaya (Agustus 2024) 

- Program Young Creator oleh Zoho Creator kembali digelar dengan cakupan lebih luas.
- Untuk pertama kalinya secara global, Zoho memberikan pelatihan khusus bagi 40 dosen ITS, yang kemudian memasukkan materi Low-Code/No-Code (LCNC) ke dalam kurikulum perkuliahan.

2. Kolaborasi dengan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital (November 2024)

- Zoho menjalin kemitraan dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk mendukung startup di Indonesia.
- Sebanyak 1.500 startup mendapatkan akses ke program Zoho for Startups, dengan nilai dukungan perangkat lunak mencapai Rp60 miliar. 
- Program ini memungkinkan wirausahawan mengeksplorasi alat teknologi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka di berbagai tahap pertumbuhan.

Menurut Gibu Mathew, investasi dalam pengembangan SDM dan ekosistem digital merupakan kunci keberhasilan transformasi digital Indonesia.

“Kami ingin memastikan bahwa talenta di Indonesia memiliki akses ke teknologi terbaik. Kemitraan ini akan membantu membangun ekosistem bisnis yang lebih kuat dan siap bersaing di tingkat global,” jelasnya.

Dengan pertumbuhan pendapatan tahunan lebih dari 30 persen di Indonesia, Zoho semakin memperluas adopsi platform berbasis AI untuk meningkatkan efisiensi bisnis.

Salah satu inovasi utamanya adalah asisten AI Zoho, Zia, yang memperkaya aplikasi dengan kemampuan Generative AI berbasis private cloud.

Pemerintah Indonesia sendiri menargetkan kontribusi AI terhadap PDB nasional mencapai USD366 miliar pada tahun 2030, atau sekitar 12 persen dari total ekonomi Indonesia.

Baca Juga: Luar Biasa, Ini 14 Daftar Bantuan Cristiano Ronaldo Selama Kunjungan ke Kupang

Zoho mendukung visi ini dengan menghadirkan AI-driven software yang mampu meningkatkan produktivitas dan inovasi bisnis.

Berikut adalah produk andalan Zoho yang paling banyak digunakan oleh perusahaan di Indonesia:

- Zoho CRM: Meningkatkan interaksi pelanggan dengan AI-driven insights, analisis prediktif, dan otomatisasi komunikasi.
- Zoho One: Paket lebih dari 40 aplikasi bisnis terintegrasi, mendukung operasional bisnis secara menyeluruh.
- Zoho Workplace: Alat kolaborasi berbasis AI yang membantu pembuatan konten cerdas dan optimasi dokumen.
- Zoho Desk: Sistem layanan pelanggan berbasis AI yang memiliki fitur analisis sentimen dan respons otomatis.
- Zoho Projects: Manajemen proyek yang didukung NLP dan ChatGPT, menawarkan rekomendasi tugas berbasis AI.

“Kami tidak hanya memberikan teknologi, tetapi juga memastikan bisnis di Indonesia dapat memanfaatkannya secara optimal. AI bukan hanya tren, tetapi solusi nyata untuk efisiensi operasional,” tambah Gibu.

Baca Juga: Kemenkeu Bantah Kabar Cristiano Ronaldo Akan Makan Malam dengan Sri Mulyani

Sebagai bagian dari komitmen Zoho dalam mendukung digitalisasi bisnis, Zoholics Indonesia 2025 akan kembali digelar di Jakarta pada Februari 2025.

Konferensi ini menjadi wadah bagi pemimpin bisnis dan penggiat teknologi untuk mengeksplorasi inovasi terbaru dari Zoho.

Acara ini akan menghadirkan tiga topik utama:

1. Solusi Penjualan & Pemasaran
2. Keuangan & SDM
3. Kolaborasi & Pengembangan Aplikasi

Selain sesi edukasi, konferensi ini juga akan menghadirkan demo langsung, diskusi dengan pakar Zoho, serta peluang networking bagi pelaku bisnis.

“Kami ingin memastikan bahwa pelanggan kami mendapatkan manfaat maksimal dari solusi yang kami tawarkan. Zoholics akan menjadi ajang utama bagi komunitas bisnis Indonesia untuk memahami bagaimana teknologi dapat mempercepat pertumbuhan mereka,” tutup Gibu.

Dengan semakin meningkatnya adopsi AI dan solusi berbasis cloud, Zoho berkomitmen untuk menjadi mitra utama dalam transformasi digital Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.