Google Tawarkan Program Pengunduran Diri Sukarela bagi Karyawan Pixel dan Android di AS

AKURAT.CO Google membuka peluang bagi karyawannya di divisi Pixel dan Android di Amerika Serikat (AS) untuk mengundurkan diri secara sukarela.
Dikutip dari 9To5Google, Minggu (2/2/2025), karyawan di divisi baru ini telah menerima memo terkait 'program keluar sukarela' dari SVP Rick Osterloh.
Program ini menyasar karyawan yang menangani berbagai produk, termasuk Android (Auto, TV, Wear OS, XR), Chrome, ChromeOS, Google Photos, Google One, Pixel, Fitbit dan Nest.
Program ini tampaknya hanya berlaku bagi pekerja di AS dan disebut sebagai bentuk dukungan bagi mereka yang merasa tidak cocok dengan peran baru pasca-penggabungan divisi.
Selain itu, program ini juga memberi opsi bagi pekerja yang tidak setuju dengan kebijakan kembali bekerja di kantor untuk hengkang dengan kompensasi tertentu.
Namun, detail paket pesangon belum diungkapkan.
Beberapa karyawan khawatir bahwa program ini bisa menjadi awal dari pemutusan hubungan kerja (PHK) lebih lanjut, mengingat Google sebelumnya pernah melakukan PHK besar-besaran tanpa menawarkan opsi pengunduran diri sukarela.
Sejak 2023, Google telah melakukan berbagai upaya pemangkasan biaya.
Sebanyak 12.000 karyawan diberhentikan pada awal tahun 2023, diikuti oleh 11 putaran PHK lainnya sepanjang 2024.
Meski demikian, pendapatan Google dari divisi langganan, platform dan perangkat pada Q3 2024 meningkat menjadi $10,7 miliar (sekitar Rp175 triliun), naik dari $8,3 miliar (sekitar Rp135 triliun) di periode yang sama tahun sebelumnya.
Perusahaan diperkirakan akan segera mengungkap laporan keuangan kuartal terakhir tahun ini.
Juru bicara Google menyatakan bahwa program ini bertujuan memastikan tim yang ada tetap fokus dan berkomitmen dalam membangun produk dengan efisiensi tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








