Searce Tekankan Pentingnya Keseimbangan Antara Inovasi AI dan Peran Manusia di Indonesia

AKURAT.CO Dalam era teknologi ketiga yang ditandai dengan kemajuan kecerdasan buatan (AI), perdebatan tentang etika penggunaan teknologi ini semakin mendalam.
Kayla Spiess, Chief Marketing Officer Searce, menekankan pentingnya keseimbangan antara inovasi dan etika dalam pemanfaatan AI. Ia menjelaskan bahwa meskipun AI memiliki potensi besar, peran manusia tetap penting.
"AI tidak selalu akurat. Kita membutuhkan manusia untuk melengkapinya," imbuh Kayla, dalam bincang media yang digelar di Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2024).
AI seharusnya digunakan untuk mengoptimalkan proses kerja, bukan sebagai pengganti kreativitas manusia. Kayla menyoroti pentingnya sentuhan manusia dalam konten yang rumit dan proses editing, yang tidak dapat sepenuhnya diambil alih oleh teknologi.
Sementara itu, Benedikta Satya, Country Director Searce Indonesia, menambahkan bahwa potensi pasar Indonesia sangat besar untuk penerapan AI.
"Indonesia adalah pasar yang sangat dinamis, dan masih banyak yang dapat dieksplorasi," katanya.
Dalam upaya mendukung klien dari berbagai industri, termasuk perbankan, logistik dan retail, Searce berfokus pada pemetaan teknologi yang tepat untuk mencapai hasil bisnis yang maksimal.
"Data memiliki peranan yang sangat penting dan kami selalu menekankan ini kepada seluruh kustomer kami," Benedikta menutup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









