Akurat

Pengguna Windows 11 Keluhkan Masalah Kinerja Akibat Aplikasi Phone Link Baru

Petrus C. Vianney | 19 Juni 2024, 17:20 WIB
Pengguna Windows 11 Keluhkan Masalah Kinerja Akibat Aplikasi Phone Link Baru

AKURAT.CO Peluncuran Windows 11 Insider build 25163 pada 5 Juni 2024 telah menyebabkan beberapa pengguna mengalami masalah kinerja. Aplikasi Phone Link baru ternyata meningkatkan penggunaan CPU secara signifikan.

Dikutip dari Gizchina.com, Senin (17/6/2024), aplikasi Phone Link menyebabkan penggunaan CPU hingga 100 persen, meskipun aplikasi tersebut tidak aktif. Kondisi ini mengakibatkan sistem berjalan lambat dan aplikasi menjadi tidak dapat digunakan.

Microsoft telah mengidentifikasi bahwa masalah ini berasal dari Layanan Lintas Perangkat, komponen utama aplikasi Phone Link yang memungkinkan sinkronisasi data antara perangkat yang terhubung.

Meskipun solusi permanen sedang dalam pengembangan, Microsoft menawarkan solusi sementara dengan menonaktifkan Layanan Lintas Perangkat. Langkah ini akan menonaktifkan aplikasi Phone Link tetapi mengembalikan kinerja sistem.

Tidak adanya perbaikan resmi dari Microsoft menimbulkan ketidakpuasan di kalangan pengguna Windows Insider. Komunitas ini berperan penting dalam melaporkan bug perangkat lunak dan penundaan ini memicu kekhawatiran tentang prioritas dan kualitas penjaminan Microsoft.

Masalah ini muncul saat Microsoft bersiap untuk menghentikan dukungan Windows 10. Dengan Windows 11 menjadi satu-satunya sistem operasi bagi banyak pengguna, penting untuk memastikan pengalaman pengguna yang lancar dan stabil.

Microsoft sedang bekerja untuk memperbaiki masalah ini, tetapi jadwal rilis solusi masih belum jelas. Sementara itu, pengguna mungkin perlu mencari metode alternatif untuk berbagi file antara PC Windows dan perangkat Android.

Microsoft perlu mendengarkan pengguna dan memperbaiki masalah ini dengan cepat untuk menjaga kepercayaan pengguna dan memastikan transisi yang mulus ke Windows 11.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.