Akurat

Nvidia Dominasi 88% Pasar GPU, AMD dan Intel Keok

Petrus C. Vianney | 11 Juni 2024, 17:22 WIB
Nvidia Dominasi 88% Pasar GPU, AMD dan Intel Keok

AKURAT.CO Menurut laporan terbaru dari Jon Peddie Research (JPR), Nvidia semakin mengukuhkan dominasinya di pasar GPU, dengan menguasai 88 persen pangsa pasar pada Q1 2024.

Ini merupakan peningkatan signifikan dari 80 persen pada kuartal sebelumnya, sebagian besar diambil dari AMD yang turun dari 19 persen menjadi 12 persen. Intel, di sisi lain, hampir keluar dari persaingan dengan pangsa pasar hanya 0 persen.

Nvidia kini semakin mendominasi pasar GPU, sebagimana dikutip dari Jonpeddie.com, Senin (10/6/2024). Statistik untuk kuartal pertama 2024 menunjukkan pengiriman kartu grafis desktop meningkat 39 persen dibandingkan tahun lalu.

Pada Q1, pangsa pasar Nvidia melonjak dari 80 persen menjadi 88 persen, sebagian besar mengorbankan AMD yang turun dari 19 persen menjadi 12 persen. Intel mengalami penurunan signifikan dari 1 persen menjadi hampir 0 persen.

Sejarah mencatat bahwa dominasi Nvidia belum pernah sekuat ini, bahkan di masa puncak sebelumnya pada tahun 2022 dengan 87 persen pangsa pasar. Meski mendekati monopoli seperti Google di sektor pencarian, pasar GPU masih rentan terhadap perubahan.

Dominasi Nvidia mungkin tampak buruk bagi konsumen karena potensi harga yang tinggi untuk GPU generasi berikutnya, seperti RTX 5000. Namun, ini bisa menjadi dorongan bagi AMD untuk menawarkan produk yang lebih kompetitif.

AMD, yang tidak memiliki kartu grafis kelas atas untuk diluncurkan tahun ini, menghadapi tantangan besar dengan Nvidia yang akan merilis RTX 5090 dan RTX 5080.

Tekanan ini mungkin mendorong AMD untuk fokus pada segmen kelas menengah dengan proposisi nilai yang kuat, memberikan alternatif yang lebih terjangkau bagi konsumen.

Sementara Intel hampir keluar dari persaingan, generasi berikutnya dari GPU mereka, Battlemage, bisa menjadi harapan untuk segmen anggaran. Jika berhasil, ini akan memberikan konsumen lebih banyak pilihan dan mendorong persaingan yang sehat di pasar GPU.

Secara keseluruhan, meski dominasi Nvidia saat ini mungkin tampak mengkhawatirkan, tekanan ini dapat memaksa AMD dan Intel untuk berinovasi dan menghadirkan produk yang lebih baik bagi konsumen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.