Nvidia Bantah Tuduhan Penyelundupan GPU Blackwell untuk DeepSeek

AKURAT.CO Nvidia menepis keras laporan yang menuding adanya penyelundupan GPU Blackwell ke China untuk kebutuhan pelatihan AI DeepSeek. Perusahaan menyebut tuduhan tersebut tidak masuk akal dan belum didukung bukti yang dapat diverifikasi.
Kabarnya, DeepSeek telah memperoleh dan mengoperasikan ribuan GPU Nvidia Blackwell secara ilegal. Akses tersebut disebut dilakukan dengan menghindari sanksi ekspor Amerika Serikat terhadap chip AI canggih.
Skema yang dituduhkan melibatkan jaringan penyelundupan kompleks berbasis pusat data palsu di Asia Tenggara. Fasilitas ini diklaim digunakan sebagai kedok untuk memindahkan server berperforma tinggi ke China daratan.
Menurut sumber anonim, perusahaan cangkang membeli pusat data lengkap dengan server Nvidia sesuai spesifikasi resmi. Setelah itu, mitra OEM Nvidia melakukan inspeksi untuk memastikan instalasi dan kepatuhan ekspor.
Baca Juga: Trump Izinkan Nvidia Jual Chip AI ke Pelanggan Tertentu di Cina
Usai inspeksi, server disebut dibongkar rak demi rak dan diselundupkan melintasi perbatasan. GPU tersebut kemudian dirakit ulang di China, negara yang dibatasi aksesnya terhadap chip AI terbaru buatan Amerika Serikat.
Dikutip dari The Information, Sabtu (13/12/2025), server rak 8-GPU seperti HGX B200 disebut menjadi pilihan utama karena lebih ringkas dan mudah disembunyikan. Ukurannya dinilai lebih praktis dibandingkan sistem GB200 NVL72 yang jauh lebih besar.
Menanggapi tuduhan itu, Nvidia menyatakan belum menerima bukti konkret terkait pusat data fiktif atau operasi penyelundupan semacam itu. Meski demikian, perusahaan mengaku tetap menindaklanjuti setiap laporan atau informasi yang masuk.
DeepSeek dikenal sebagai perusahaan AI China yang sangat bergantung pada GPU Nvidia untuk pelatihan model bahasa besar. Model R1 mereka sebelumnya dilatih menggunakan 2.048 GPU Nvidia H800 dalam waktu relatif singkat.
Dalam dokumen teknis terbaru, DeepSeek mengungkap rencana meningkatkan komputasi pra-pelatihan untuk mengejar performa model AI kelas dunia. Kebutuhan ini sejalan dengan keunggulan GPU Nvidia dan ekosistem CUDA dalam beban kerja pelatihan skala besar.
Sementara itu, kebijakan ekspor AS mulai melonggar dengan dibukanya penjualan GPU Nvidia H200 ke China. Namun, chip generasi terbaru Blackwell tetap dilarang, membuat masa depan akses teknologi AI Nvidia di China masih penuh ketidakpastian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









