Akurat

Elon Musk Kembangkan 'Superkomputer' xAI untuk Dukung Chatbot Grok

Petrus C. Vianney | 31 Mei 2024, 18:12 WIB
Elon Musk Kembangkan 'Superkomputer' xAI untuk Dukung Chatbot Grok

AKURAT.CO Elon Musk, yang dikenal karena memimpin perusahaan mobil listrik Tesla, kini memiliki fokus baru pada kecerdasan buatan (AI). Kabarnya, Musk sedang mengembangkan superkomputer bernama xAI untuk mendukung proyek AI-nya, terutama chatbot Grok.

Dikutip dari sea.mashable.com, Kamis (30/5/2024), Musk menggunakan presentasi investor untuk mengumpulkan dana bagi xAI, yang diharapkan mencapai $6 miliar (sekitar Rp 97 triliun) dengan valuasi $18 miliar (sekitar Rp 292 triliun).

Proyek superkomputer ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Grok xAI, chatbot yang terintegrasi dengan platform media sosial X (dahulu Twitter). Musk berencana menggunakan 100.000 GPU Nvidia H100, empat kali lebih besar dari cluster GPU terbesar saat ini.

Sebelumnya, Musk telah melatih model Grok 2 dengan 20.000 GPU Nvidia H100. Kini, ia ingin meningkatkan jumlah GPU hingga lima kali lipat untuk mengembangkan Grok 3.

Baca Juga: Elon Musk Hapus Fitur 'Disukai' Oleh Pengguna di X

Untuk mewujudkan ini, xAI kemungkinan akan bekerja sama dengan Oracle, yang telah menyepakati kontrak senilai $10 miliar (sekitar Rp 162 triliun) untuk penyewaan server AI.

Musk meluncurkan xAI pada Juli 2023 untuk ikut dalam persaingan teknologi AI, setelah OpenAI, perusahaan yang ia bantu dirikan, meraih sukses besar.

Produk pertama xAI, chatbot Grok, telah diluncurkan namun menghadapi beberapa masalah seperti penyebaran informasi yang salah.

Perhatian baru Musk pada AI bisa menjadi perhatian bagi investor Tesla yang menginginkan fokus pada permasalahan perusahaan mobil listrik tersebut.

Tesla mengalami penurunan penjualan dan harus memberhentikan banyak karyawan, serta menghadapi penarikan kembali model Cybertruck akibat masalah pedal akselerasi.

Jika proyek superkomputer xAI berhasil, hal ini diharapkan dapat mengurangi sebagian beban yang dihadapi Musk saat ini. Superkomputer tersebut ditargetkan beroperasi pada musim gugur 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.